BRI Danareksa menaikkan target harga saham Indosat

Smallest Font
Largest Font

BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target harga saham PT Indosat Tbk ke Rp 3.430, menyusul proyeksi kontribusi laba dari bisnis neocloud Zankore yang memakai kapasitas komputasi berbasis NVIDIA GB300. Penilaian itu menyebut potensi cuan sekitar 35,5% dari target harga yang ditetapkan.

Dalam risetnya, BRI Danareksa menyebut Zankore menargetkan pengoperasian kapasitas 200 megawatt (MW) hingga semester I-2027 dengan utilisasi ditargetkan mencapai 100%, sehingga kontribusi terhadap laba ISAT dapat dimulai sejak awal beroperasi, dilansir dari Investor Daily.

Zankore disebut sebagai perusahaan patungan (joint venture) bisnis neocloud yang melibatkan Indosat, Ooredoo, NVIDIA, dan Nokia, dengan fokus infrastruktur komputasi awan untuk kebutuhan komputasi berperforma tinggi termasuk GPU untuk AI, dilansir dari Investor Daily.

Pada tahap awal, Zankore menargetkan pembangunan GPU GB300 NVL72 atau Blackwell Ultra berkapasitas 200 MW hingga semester I-2027, dengan penempatan kapasitas di tiga pusat data pihak ketiga: Jatiluhur milik BDx, Batang milik MGLV, serta satu kampus pusat data milik DCII, dilansir dari Investor Daily.

"Dengan begitu, hasil usaha Zankore dapat langsung memberikan tambahan positif terhadap laba bersih sejak hari pertama operasional," tulis Kafi dan Erindra dalam risetnya, dikutip pada Minggu (30/8/2026).

Investor Daily melaporkan ISAT belum mengungkap besaran kepemilikannya di Zankore, namun perusahaan akan menyertakan kontribusi modal tunai dalam porsi minoritas dan investasi itu dibukukan sebagai entitas asosiasi, dilansir dari Investor Daily.

BRI Danareksa memperkirakan kontribusi laba entitas asosiasi kepada ISAT mencapai Rp 405-810 miliar pada 2027, lalu meningkat menjadi Rp 1-2 triliun pada 2028, dengan asumsi kepemilikan ISAT 20%-40%, dilansir dari Investor Daily.

Riset tersebut juga memproyeksikan belanja modal untuk GB300 berada di kisaran US$ 28-33 juta per MW. Dengan kapasitas tahap pertama 200 MW, total kebutuhan capex Zankore diperkirakan US$ 6 miliar, dengan sekitar 73% dibiayai melalui utang, dilansir dari Investor Daily.

Berdasarkan asumsi kepemilikan ISAT 20%-40% dan rentang valuasi EV/EBITDA 5-10 kali, nilai kepemilikan ISAT di Zankore ditaksir Rp 8,6 triliun hingga Rp 65,8 triliun. Perhitungan itu menaikkan estimasi nilai wajar ISAT menggunakan metode sum of the parts (SOTP) menjadi Rp 2.740-4.510 per saham dari sebelumnya Rp 2.500, dilansir dari Investor Daily.

Meski begitu, BRI Danareksa menyatakan belum memasukkan Zankore ke proyeksi kinerja ISAT karena panduan yang tersedia masih terbatas. BRI Danareksa mempertahankan rekomendasi buy saham ISAT dan mengubah pandangan taktis tiga bulan dari netral menjadi overweight, dilansir dari Investor Daily.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed