BNI Siapkan Dana Buyback Saham Maksimal Rp627 Miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback. Dilansir dari Investor Daily, total dana yang disiapkan perseroan untuk aksi ini mencapai maksimal Rp627 miliar. Rencana buyback tersebut mengacu pada POJK Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat OJK No.
S-10/D.04/2026. Pelaksanaan pembelian saham dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia, baik secara bertahap maupun sekaligus. Proses ini ditargetkan selesai paling lambat tiga bulan sejak penerbitan keterbukaan informasi.
Adapun periode pelaksanaannya berlangsung mulai 27 Juli hingga 26 Oktober 2026.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan bahwa pelaksanaan aksi ini tetap memperhatikan kondisi keuangan perusahaan. "Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Okki.
Pembelian saham akan dilakukan pada harga yang dinilai wajar oleh manajemen. Sumber dana aksi korporasi ini berasal dari kas internal BBNI, sudah termasuk perkiraan biaya transaksi maksimal 0,30 persen. Penggunaan arus kas bebas untuk buyback ini diperkirakan menurunkan aset dan ekuitas maksimal Rp627 miliar. Meski demikian, dampak terhadap biaya operasional dinilai tidak material sehingga target laba rugi perseroan tetap terjaga.
Manajemen BBNI optimistis pelaksanaan buyback tidak memberi dampak negatif material bagi operasional perusahaan. Perseroan menilai tingkat modal dan arus kas saat ini sangat memadai untuk mendukung transaksi sekaligus menjalankan kegiatan usaha.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow