BNI Siapkan Buyback Saham Maksimal Rp 627 Miliar
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) merencanakan pembelian kembali saham perseroan dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya Rp 627 miliar. Dilansir dari Investor Daily, aksi korporasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada periode 27 Juli 2026 hingga 26 Oktober 2026 melalui Bursa Efek Indonesia.
Langkah buyback saham ini mengacu pada Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat OJK No. S-10/D.04/2026 tertanggal 13 Maret 2026 terkait kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Proses pembelian kembali ini diselesaikan paling lambat tiga bulan sejak keterbukaan informasi diterbitkan.
"Jumlah nilai seluruh buyback sebesar-besarnya Rp 627 miliar," kata manajemen BBNI dalam keterbukaan informasi.
Manajemen menegaskan rentang waktu pelaksanaan aksi korporasi tersebut akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.
"Perkiraan periode buyback 27 Juli 2026-26 Oktober 2026," sebut manajemen Bank Negara Indonesia.
Saham BBNI ditutup stagnan pada level Rp 3.520 per lembar pada perdagangan Senin (27/7/2026), setelah tiga hari bursa sebelumnya mengalami penurunan. Sepanjang tahun berjalan, pergerakan saham BNI mencatatkan penurunan sebesar 19,45 persen dengan rasio price to book value (PBV) 0,81 kali dan price earning ratio (PER) disetahunkan sebesar 5,80 kali.
Sebelumnya, BNI telah merampungkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp 13,03 triliun atau Rp 349,41 per saham pada 7 April 2026. Nilai dividen tersebut setara 65 persen dari total laba bersih konsolidasian yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 20,04 triliun setelah disetujui dalam RUPST pada 9 Maret 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow