Bibit Siklon 92W Picu Cuaca Ekstrem Sejumlah Daerah Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memantau pergerakan Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Filipina Timur, sebelah utara Papua Barat Daya, yang memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah Indonesia pada Sabtu, 25 Juli 2026. Sistem cuaca tersebut tercatat memiliki tekanan udara minimum sekitar 1.004 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot yang terus bergerak ke arah barat laut. Kehadiran sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari pesisir timur Filipina, Laut Filipina, Samudra Pasifik timur Filipina, Laut Sulawesi, hingga ke kawasan sekitar pusat bibit siklon.
"Bibit siklon berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dalam kategori sedang hingga tinggi dalam 48-72 jam ke depan," ujar Prakirawan BMKG Miftah Ali dalam siaran prakiraan cuaca yang dipantau dari Sebatik, Kamis.
Labilitas atmosfer lokal di sebagian besar wilayah Indonesia turut meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sepanjang lintasan konvergensi tersebut. Dampak dinamika atmosfer ini memicu variasi cuaca nasional, mulai dari potensi hujan disertai petir di Tanjung Pinang dan Tanjung Selor, hingga hujan ringan di Medan, Pangkal Pinang, Serang, serta sebagian besar Kalimantan dan wilayah timur seperti Mamuju, Palu, Manado, Ambon, dan Wamena.
Sementara itu, cuaca cerah hingga cerah berawan mendominasi sejumlah kota besar lainnya termasuk DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Bandar Lampung, dan Kupang, sedangkan area seperti Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Semarang, dan Jayapura diprediksi diselimuti awan tebal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow