BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 1 September 2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa, 1 September 2026. Meski sebagian besar wilayah telah memasuki musim kemarau, dinamika atmosfer lokal masih memicu pertumbuhan awan hujan secara sporadis.

Prakiraan curah hujan periode akhir Agustus hingga pertengahan September 2026 secara umum berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni 0–150 mm per dasarian. Wilayah seperti Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua masih didominasi curah hujan rendah di bawah 50 mm per dasarian.

"Kondisi ini turut dipengaruhi oleh El Nino kategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang diprakirakan masih mendominasi, sehingga cenderung menekan aktivitas konvektif dan mendukung berlanjutnya kondisi kering di sebagian wilayah Indonesia," jelas BMKG dalam keterangannya.

Kondisi atmosfer kering tersebut diprediksi bertahan akibat bertahannya fenomena iklim global di wilayah perairan Indonesia.

"Pola ini sejalan dengan masih kuatnya pengaruh El Niño kategori sangat kuat dan IOD positif, yang secara umum membatasi suplai uap air dan mendukung bertahannya kondisi relatif kering di berbagai wilayah Indonesia," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 1-6 September 2026.

Pembentukan awan hujan lokal didukung oleh keaktifan fenomena Madden-Julian Oscillation serta daerah konvergensi dan konfluensi. Wilayah yang berpotensi diterjang hujan sedang hingga lebat pada 1 September 2026 meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.

Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan melanda Bali, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.

Untuk wilayah perkotaan, prakiraan cuaca harian BMKG menunjukkan variasi kondisi yang cukup signifikan di berbagai kota besar.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi,” kata Prakirawan BMKG Selly Brilian.

Selly menambahkan bahwa Padang menjadi satu-satunya kota besar yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada Selasa. Sebaliknya, kota-kota besar lain seperti Jakarta, Banda Aceh, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, hingga Makassar diprediksi dominan berawan.

Prakirawan BMKG Ina menyampaikan bahwa pada hari sebelumnya, hujan ringan sempat mengguyur sejumlah kota.

“Sementara kota yang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, yakni Banda Aceh, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Samarinda,” ujar Ina.

Dampak musim kemarau juga memicu peringatan serius di beberapa daerah yang mengalami kekeringan meteorologis memanjang.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed