Ayah Hayden Panettiere Konfirmasi Kematian Sang Aktris di Usia 36 Tahun

Smallest Font
Largest Font

Kematian aktris Hayden Panettiere pada usia 36 tahun telah dikonfirmasi oleh ayahnya, Alan ‘Skip’ Panettiere, melalui sebuah pernyataan kepada ABC News di Amerika Serikat. Alan Panettiere menyatakan bahwa kepergian sang putri adalah sebuah kehilangan yang mendalam bagi keluarga dan penggemarnya. "Dengan kesedihan yang mendalam kami berbagi kabar duka atas kepergian Hayden tercinta," ujar Alan Panettiere.

Ia melanjutkan bahwa Hayden adalah sosok yang membawa cahaya dan kekuatan yang luar biasa, memberikan cinta dan kebahagiaan yang tak terukur bagi banyak orang yang mengenalnya maupun jutaan penonton yang mengikuti kariernya di layar kaca.

Pihak keluarga meminta privasi untuk memproses kehilangan yang sangat berat ini. Hingga saat ini, penyebab kematian Hayden Panettiere belum diumumkan secara resmi.

Setelah beberapa tahun menghilang dari sorotan publik, Hayden kembali muncul pada Mei lalu dengan merilis autobiografi berjudul This is Me: A Reckoning. Dalam buku tersebut, ia mengisahkan pengalaman hidupnya, termasuk pasang surut ketenaran, hubungan masa lalu, serta perjuangannya melawan depresi postpartum berat dan kecanduan.

Para penggemar banyak memberikan penghormatan di media sosial, mengenang peran ikonik Hayden dan mengapresiasi keberaniannya berbicara terbuka tentang perjuangan kesehatan mental yang dialaminya. "Hayden bukan hanya hadir dalam banyak media yang saya tonton dan kagumi sejak kecil, tapi dia juga sangat terbuka soal depresi postpartum; saya merasa sangat terhibur dengan kejujuran dan kerentanannya," tulis salah satu penggemar. Hayden meninggalkan seorang anak perempuan bernama Kaya Evdokia Klitschko yang berusia 11 tahun.

Sang aktris sempat mengungkapkan hubungan dengan putrinya, termasuk penyerahan hak asuh penuh kepada mantan pasangannya, Wladimir Klitschko, pada 2018, dan rutinitas kunjungannya ke Ukraina untuk bertemu Kaya.

"Ide bahwa seseorang mengira saya akan dengan mudah melepaskan anak saya dan merasa baik-baik saja sangat menyakitkan," kata Hayden dalam sebuah episode podcast On Purpose with Jay Shetty pada Mei lalu. Ia menambahkan bahwa perjuangannya melawan depresi, kecemasan, alkoholisme, dan penyalahgunaan zat menjadi siklus yang sulit selama bertahun-tahun. Hayden juga mengekspresikan rasa bersalah karena merasa tidak mampu merawat putrinya selama masa-masa sulit tersebut.

Beberapa bulan sebelum meninggal, ia menyatakan bahwa hubungannya dengan anaknya kini membaik.

"Saya tidak ingin dia suatu saat membaca dan mengira semuanya adalah kesalahannya," ujar Hayden tentang harapannya kepada putrinya terkait autobiografinya, menurut laporan People. Hayden memulai karier Hollywood-nya sejak usia empat tahun melalui peran di sinetron One Life to Live sebagai Sarah Roberts.

Kariernya meliputi berbagai peran di televisi dan film, paling dikenal sebagai Claire Bennet dalam serial Heroes dan Juliette Barnes di drama musikal Nashville. Ia juga membintangi film seperti Bring It On, Remember the Titans, Ice Princess, Scream 4, dan Raising Helen.

Pada 2023, Hayden kehilangan kakaknya, Jansen, yang meninggal dunia akibat kondisi jantung yang tidak terdiagnosis pada usia 28 tahun. Kematian Jansen berdampak besar pada Hayden, yang kemudian mengalami gangguan kecemasan berat bernama agorafobia, yakni ketakutan untuk meninggalkan lingkungan yang aman seperti rumah. "Saya tidak mengenali diri saya sendiri. Agorafobia saya muncul, yang merupakan sesuatu yang pernah saya perjuangkan sebelumnya," kata Hayden kepada media.

Pada September, Hayden mengunggah pesan di Instagram memperingati ulang tahun Jansen yang ke-31, menyatakan ia merindukan sang kakak setiap hari.

"Dia adalah manusia yang luar biasa. Dia bijak melampaui umurnya dan beroperasi pada tingkat spiritual yang lebih tinggi daripada siapa pun yang pernah saya temui," tulis Hayden. "Dia adalah segala sesuatu yang baik dan murni di dunia ini ...

Saya tahu rohnya selalu dekat, mengawasi dan melindungi saya serta keluarga saya. "Aku mencintaimu sampai tak terhingga dan lebih, J, dan kita akan bertemu lagi suatu hari nanti."

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed