Alita dan PLN ES Teken Kemitraan Panjang untuk Asset Management
PT Alita Praya Mitra dan PLN Electricity Services menandatangani kemitraan strategis jangka panjang melalui Strategic Partnership Signing Ceremony di Jakarta pada Kamis 27 Agustus 2026 untuk kolaborasi teknologi dan infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk uji bersama surveillance asset management.
Dilansir dari Investor Daily, penandatanganan ini menjadi awal kerja sama di bidang engineering ketenagalistrikan dan network engineering, ICT, system integration, infrastruktur, serta managed services.
Implementasi awal dilakukan melalui validasi teknologi bersama (proof of concept) pada Surveillance Asset Management untuk aset jaringan ketenagalistrikan. Pendekatan tersebut menguji teknologi secara terukur terhadap kebutuhan operasional lapangan, dengan target pekerjaan lebih singkat, risiko yang diminimalisasi, serta dukungan data analitik untuk pemeliharaan aset yang lebih terencana.
Validasi menggunakan solusi asset management berbasis surveillance technology yang memanfaatkan drone dengan sensor LIDAR, sensor thermal, dan sensor visual untuk pengumpulan data di lapangan. Data kemudian diintegrasikan dan diolah oleh Alita melalui perangkat lunak pengolahan data, sebelum ditampilkan dalam Dashboard Operasional OASIS milik PLN Electricity Services.
Pemanfaatan kolaborasi juga ditopang konvergensi domain Operational Technology (OT), yakni Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang membutuhkan keahlian kelistrikan, serta kapabilitas jaringan komunikasi data.
“Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi Alita untuk membangun kemitraan jangka panjang bersama PLN Electricity Services. Kami meyakini talenta dan teknologi dalam negeri memiliki kapabilitas untuk menjawab kebutuhan operasional sektor ketenagalistrikan. Melalui kolaborasi dan proses validasi bersama, kami berharap solusi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat yang terukur serta nilai tambah bagi peningkatan layanan ketenagalistrikan di Indonesia,” ujar Joseph Lumban Gaol, President Director Alita Praya Mitra.
Dilansir dari Investor Daily, Joseph menyebut kolaborasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemitraan jangka panjang sekaligus menguji penerapan teknologi dalam negeri bagi kebutuhan operasional sektor ketenagalistrikan.
“Kebutuhan ketenagalistrikan ke depan tidak hanya menuntut keandalan dari sisi engineering, tetapi juga dukungan teknologi, infrastruktur, dan kemampuan integrasi sistem. Kami melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kapabilitas dalam negeri untuk menjawab tantangan sektor yang terus berkembang,” kata Susiana Mutia, Direktur Utama PLN Electricity Services.
Dilansir dari Investor Daily, Susiana juga menilai kemitraan tersebut membuka peluang penguatan ekosistem teknologi nasional di sektor ketenagalistrikan serta memperbesar peran perusahaan dan talenta lokal untuk mendukung layanan listrik yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
“Kami berharap MoU ini tidak berhenti pada seremoni penandatanganan hari ini, melainkan menjadi pintu masuk bagi komunikasi yang lebih konstruktif dan produktif ke depannya,” pungkas Susiana Mutia, Direktur Utama PLN Electricity Services.
Ke depan, kedua perusahaan akan mengembangkan kolaborasi pada modernisasi infrastruktur jaringan dan konektivitas, integrasi sistem pemantauan berbasis data, serta layanan terkelola untuk mendukung keandalan operasional sektor ketenagalistrikan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow