Ukraina Tingkatkan Serangan Drone dan Uji Pesawat Pencegat Terbaru
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memerintahkan militernya untuk meningkatkan eskalasi serangan udara ke wilayah Rusia dengan meluncurkan setidaknya 1.000 drone setiap hari pada Jumat (28/8/2026). Target tersebut melonjak tiga kali lipat dari rata-rata peluncuran sebelumnya yang berkisar 300 unit per hari.
Langkah ini diambil di tengah intensifikasi pertahanan udara kedua negara dan penguatan infrastruktur teknologi militer nirawak Ukraina. Peningkatan kuantitas tersebut menuntut kesiapan industri pertahanan domestik yang terus berinovasi menghasilkan berbagai varian drone tempur maupun pencegat.
Komitmen peningkatan serangan ke wilayah musuh tersebut disampaikan secara langsung oleh pemimpin Ukraina dalam pidato resminya.
"Masih dibutuhkan lebih banyak lagi. Ada tujuan konkret, dan kita [Ukraina] akan memenuhi tugas ini," ujar Zelensky.
Selain mengumumkan target drone serang, Zelensky menyinggung dinamika diplomasi dan intelijen internasional, termasuk kabar pertemuannya dengan pihak militer dan intelijen Amerika Serikat.
"Kami menerima informasi dari pihak Amerika tentang pertemuan-pertemuan di Moskow yang berlangsung beberapa hari ini, tapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut," ujar dia.
Di samping serangan jarak jauh, Angkatan Bersenjata Ukraina memperkuat sistem pertahanan udara jarak dekat dengan mengoperasikan pesawat pencegat bertenaga turbojet Alexa Spatium. Pesawat berdimensi 1,5 x 1,7 meter ini diluncurkan dari ketapang portabel untuk mencegat munisi jelajah musuh seperti Geran-3, Geran-4, Geran-5, dan Shahed-131, serta memiliki kemampuan kembali ke titik peluncuran jika gagal mengenai target.
Kemampuan industri pertahanan Ukraina juga ditunjukkan melalui peluncuran kapal nirawak (USV) MV11 buatan manufaktur UFORCE saat parade Hari Kemerdekaan Ukraina ke-35 di sepanjang Sungai Dnipro, Kyiv, pada 24 Agustus 2026. MV11 merupakan varian terbesar dari keluarga MAGURA yang mampu membawa muatan kargo hingga 2.200 kilogram dan berlayar selama tujuh hari nonstop sebagai pangkalan laut bergerak.
Sektor produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nirawak Ukraina tercatat tumbuh pesat dibanding negara sekutunya. Berdasarkan analisis Modern Diplomacy, Ukraina diperkirakan memproduksi 6 hingga 7 juta UAV jenis first-person-view (FPV) sepanjang tahun ini melalui jaringan ribuan bengkel kecil, jauh melampaui alokasi target program Drone Dominance milik Pentagon Amerika Serikat yang memproyeksikan kurang dari 200.000 unit hingga Februari 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow