Warga Pancoran Mas Depok Temukan Jasad Mutilasi Dalam Karung

Smallest Font
Largest Font

Warga RT 03 RW 07 Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, digegerkan oleh penemuan jasad tanpa kaki di dalam karung beras di lahan kosong Tanah Merah Depkes, Selasa (4/8/2026) sore.

Saksi pertama, Herni Septiani, mengaku awalnya melihat karung tersebut tergeletak di pinggir jalan saat pulang mengantar anak sekolah pada Jumat (24/7/2026) sekira pukul 06.55 WIB.

"Itu saya pulang antar anak sekolah, tapi untuk pas perginya saya enggak ngeh sudah ada karung itu apa belum di posisi pinggir jalan itu," jelas Herni, dilansir dari Kompas.com.

Lantaran lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar, warga membiarkan karung itu selama hampir dua pekan tanpa kecurigaan meski mulai mengeluarkan bau menyengat dan belatung.

"Begitu saya lihat, saya langsung foto kirim ke grup keluarga, saya bilang ada yang buang sampah nih sembarangan di pinggir jalan," sambungnya.

Keberadaan jasad dalam karung tersebut baru terungkap saat adik Herni, Muhammad Rizkywan, berniat membakar karung untuk menghilangkan bau hingga lelehan plastiknya menampakkan bagian tubuh manusia.

"Pokoknya dari awal itu memang sudah mikirnya sampah. Nggak pernah diutak-atik, nggak pernah diusik. Sudah mikir itu sampah, terus bau busuk, ada belatung, sudah," kata Herni.

Penemuan itu langsung dilaporkan ke pengurus RT, RW, dan Bhabinkamtibmas setempat sebelum polisi datang mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Enggak tahu (kondisi awal mayat). Orang langsung penuh orang juga saya mau lihat enggak bisa. Jadi begitu adik saya bilang ternyata mayat, sambil saya agak mau nyamperin, saya langsung nelfon pengurus," ucapnya.

Personel Polsek Pancoran Mas dan Tim Inafis Polres Metro Depok tiba di lokasi pukul 16.00 WIB untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna proses identifikasi forensik.

Hasil pemeriksaan awal kepolisian mengonfirmasi bahwa jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi tidak mengenakan pakaian dengan luka terbuka di bagian leher.

"Jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam," ujar Budi.

Polda Metro Jaya mencatat kedua tangan korban terikat kain putih, sementara kedua kakinya hilang dari pangkal paha.

Ketua RW Pancoran Mas, Abdullah Rifa'i, menyampaikan bahwa proses identifikasi mengalami kendala akibat kondisi jenazah yang sudah membusuk dan membengkak.

"Jadi sudah dimutilasi, sudah dibengkak. Keterangan dari inafis itu sidik jarinya pun agak sulit karena udah enggak ada darahnya. Dan mukanya pun sudah sulit teridentifikasi. Kecuali dari gigi ya," ucap Rifa'i.

Rifa'i menduga korban bukan warga lokal karena tidak ada laporan kehilangan anggota keluarga dari masyarakat sekitar.

"Soalnya gini, ini agak aneh soalnya, biasanya orang-orang luar pun kalau buang sampah itu di pinggiran jalan utama. Jadi (jalan setapak ini) memang aksesnya hanya ke sini, untuk rumah ini aja," tuturnya.

Lokasi penemuan yang berada di jalan buntu tanpa penerangan jalan kini menjadi area pemeriksaan intensif pihak kepolisian.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed