Ratusan Warga Bangkalan dan Kebumen Siap Beraksi di Jakarta
Sebanyak 1.000 warga dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, berencana mendatangi Jakarta pada 27 Agustus 2026 untuk menggelar aksi damai demi mengawal serta membela program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya Makan Bergizi Gratis.
Rencana keberangkatan massa dari berbagai latar belakang profesi seperti petani, pedagang, buruh, hingga sopir tersebut merupakan respons atas aksi gelombang penolakan program Makan Bergizi Gratis yang sebelumnya digelar oleh kalangan mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada 18 Agustus 2026 lalu.
Koordinator massa asal Bangkalan, Ali, menyampaikan bahwa masyarakat kecil merasa sangat terbantu dengan keberadaan program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh pemerintah.
"Dari program MBG ini, kami sangat terbantu. Selain uang saku bisa ditabung, anak-anak bisa mendapatkan makan bergizi setiap hari," ucap Ali dilansir dari Kompas.com.
Ia menambahkan, jika program tersebut dihentikan sebagaimana tuntutan aksi mahasiswa, anak-anak di daerahnya dikhawatirkan tidak lagi memperoleh asupan gizi yang seimbang.
"Anak-anak kami butuh MBG," imbuhnya.
Ali menekankan pentingnya perbaikan pada tata kelola pelaksanaan di lapangan ketimbang menghentikan programnya secara total.
"Jadi, bukan dihentikan programnya, tetapi diperbaiki tata kelolanya sehingga program ini bisa betul-betul berjalan semakin baik," jelas Ali.
Ia mengonfirmasi telah menyiapkan ratusan sarana keberangkatan bagi para relawan yang bergabung dalam Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo untuk bertolak ke ibu kota.
"Kami siapkan 500 tiket keberangkatan dan kami akan ke Jakarta menggelar aksi damai," pungkas Ali.
Dukungan serupa juga datang dari Jawa Tengah. Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Kebumen, Parjono, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh keberlanjutan program strategis nasional demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami warga Kebumen dari elemen petani, pedagang, sopir, buruh dan para relawan sangat mendukung terhadap program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto seperti MBG karena sangat dibutuhkan anak-anak. Langkah baiknya dibutuhkan evaluasi tata kelola termasuk melakukan evaluasi terhadap seluruh SPPG," ungkap Parjono dilansir dari Jawapes.
Pernyataan senada disampaikan oleh Rahmatun yang juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di daerah.
"Jadi bukan Program MBG nya yang harus dihentikan, namun pengawasan SPPG harus lebih ditingkatkan karena Program MBG sangat dibutuhkan anak-anak kami," saut Rahmatun.
Parjono mengomandoi aliansi masyarakat di Kebumen untuk menjaga situasi kondusif nasional melalui rencana aksi damai mendatang.
"Kami DPD Tani Merdeka Kebumen bersama Aliansi Kebumen Bersatu, petani, pedagang, nelayan dan para Relawan Prabowo siap berangkat ke Jakarta untuk menggelar aksi damai, jaga Jakarta, jaga Indonesia. Menjaga persatuan bangsa dan menolak aksi yang berpotensi memicu provokasi. Kami siapkan 500 orang saat pemberangkatan nanti," pungkas Parjono.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow