Wamendiktisaintek Luruskan Data Kekosongan Kursi PTN

Smallest Font
Largest Font

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie meluruskan informasi mengenai 60 ribu kursi Perguruan Tinggi Negeri yang dilaporkan kosong akibat calon mahasiswa baru tidak mendaftar ulang pada Rabu (8/7/2026).

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resminya setelah sebelumnya Ketua Panitia SNPMB Eduart Wolok menyampaikan data tersebut dalam rapat dengar pendapat di DPR, seperti dilansir dari Detikcom.

"Pertama, 60 ribu itu data tahun lalu (2025). Tahun ini (2026), pendaftaran jalur mandiri masih berjalan. Kita baru tahu data lengkapnya di pekan ketiga bulan Juli.

Yang katanya 60 ribu calon mahasiswa, ini sebenarnya terdiri dari 42.315 bangku kosong. Bukan calon mahasiswa, artinya ada 42.000 kesempatan yang belum diambil," ujar Stella dalam akun Instagramnya @prof.stellachristie yang diunggah Rabu (8/7/2026).

Melalui takarir unggahannya, Stella Christie merinci bahwa angka 60 ribu itu merupakan data tahun 2025 yang terdiri dari 42.315 bangku kosong dan 17.816 calon mahasiswa baru yang tidak mendaftar ulang. Alasan ketidakhadiran para calon mahasiswa itu meliputi kelulusan di perguruan tinggi kedinasan, pemilihan PTS sesuai prodi pilihan, hingga keterbatasan biaya kuliah.

"Memang ada mahasiswa kita yang mendaftar KIP Kuliah, tetapi tidak mendapatkannya. Namun untuk para mahasiswa ini, bisa mendapatkan UKT level 1 yang dibatasi 500.000 rupiah per semester. 500.000 rupiah untuk 15 minggu kuliah satu semester, artinya cukup nabung 33.000 rupiah per minggu," tutur Stella dalam akun Instagramnya @prof.stellachristie yang diunggah Rabu (8/7/2026).

Stella Christie menambahkan bahwa para mahasiswa yang lolos ke PTN tetapi memiliki kendala ekonomi berhak untuk mengajukan UKT level 1 atau level 2 agar tetap bisa melanjutkan pendidikan mereka.

"Ini sama dengan mengorbankan mungkin satu mangkuk bubur ayam spesial atau satu paket rokok setiap minggunya. Jadi, yang penting untuk kalian yang lulus ke PTN tapi bermasalah ekonomi, jangan termakan disinformasi. Kalian berhak mendapatkan UKT level 1 atau level 2. Tetap semangat!" tandas Stella dalam akun Instagramnya @prof.stellachristie yang diunggah Rabu (8/7/2026).

Di sisi lain, Ketua Panitia SNPMB 2025 dan 2026 sekaligus Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, Eduart Wolok, memberikan konfirmasi terpisah mengenai cakupan data total awal penerimaan mahasiswa baru tersebut.

"60 ribuan itu (10% dari DT Total awal) yang tidak daftar ulang semua jalur (SNBP, SNBT, dan Mandiri) di SNPMB 2025," kata Eduart melalui pesan tertulis kepada detikedu.

Eduart Wolok mengungkapkan bahwa faktor penyebab calon mahasiswa tidak melakukan pendaftaran ulang di PTN bukan hanya karena persoalan Uang Kuliah Tunggal, melainkan ada faktor lain seperti tingginya biaya mobilitas akibat diterima di luar pulau.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed