USS Benfold Lumpuh Empat Hari di Laut China Selatan

Smallest Font
Largest Font

Kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Benfold (DDG-65), mengalami kelumpuhan dan mati listrik total selama empat hari di perairan Laut China Selatan akibat kegagalan sistem kelistrikan dan mesin pada 24 Juli 2026.

Insiden tersebut terjadi saat kapal perang kelas Arleigh Burke Flight I berbobot hingga 9.700 ton itu menjalankan operasi rutin di wilayah Indo-Pasifik bersama kelompok tempur kapal induk USS George Washington.

Kegagalan teknis pada tiga unit generator turbin gas Allison AG9140 memadamkan seluruh pasokan daya listrik di atas kapal. Gangguan ini melumpuhkan sistem navigasi, radar phased-array AN/SPY-1D, serta sistem peluncuran rudal VLS Mk 41.

Mati listrik total juga berdampak langsung pada fasilitas kehidupan prajurit di atas kapal. Selama empat hari, sebanyak 329 awak kapal harus bertahan tanpa fasilitas pendingin udara, layanan dapur, toilet, serta menghadapi keterbatasan pasokan air bersih di tengah suhu udara kawasan yang mencapai 32 hingga 37 derajat Celsius.

Juru Bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS, Komandan Matthew Comer, mengonfirmasi kejadian tersebut dan memastikan seluruh personel selamat tanpa ada yang mengalami cedera.

"Pada 24 Juli 2026, saat menjalankan operasi rutin di Indo-Pasifik, kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Benfold (DDG-65) melaporkan gangguan pada sistem mesin yang melibatkan generator dan menyebabkan hilangnya daya," kata Comer.

Comer memberikan apresiasi atas ketangguhan seluruh prajurit yang bertugas di atas kapal perang tersebut saat menghadapi situasi darurat.

"Tidak ada korban luka di antara awak kapal, yang menunjukkan ketangguhan, kegigihan, profesionalisme, dan ketenangan yang teguh dalam merespons kejadian tersebut," ujar Comer.

Guna membantu kelangsungan hidup para awak selama masa krisis, kapal penjelajah USS Robert Smalls (CG-62) yang berada dalam gugus tempur yang sama dikerahkan untuk mendistribusikan pasokan makanan matang dan logistik tambahan.

Setelah terombang-ambing di laut lepas, USS Benfold ditarik menggunakan kapal tunda komersial menuju Subic Bay, Filipina, pada 28 Juli 2026. Penanganan teknis dilakukan oleh personel Ship Repair Facility–Japan Regional Maintenance Center, sementara para awak diinapkan di fasilitas darat.

Pasokan listrik kapal berhasil dipulihkan sepenuhnya pada 30 Juli 2026. Seluruh perbaikan teknis selesai pada 7 Agustus 2026, dan kapal bertolak dari Subic Bay menuju pangkalan utamanya di Yokosuka, Jepang, pada 8 Agustus 2026 tanpa melanjutkan pelayaran ke Timur Tengah bersama kelompok tempur USS George Washington.

Mantan Kapten Angkatan Laut AS, Carl Schuster, memberikan pandangannya mengenai tekanan berat yang dihadapi para personel saat terjadi kegagalan daya di tengah laut.

"Situasi itu tentu sangat memicu stres. Perwira operasi mengkhawatirkan moril awak dan masalah operasional, para teknisi fokus pada cara menyelesaikannya, dan navigator mengkhawatirkan arah hanyutnya kapal serta cuaca yang bakal datang," kata Schuster.

Schuster menilai insiden empat hari di perairan Laut China Selatan jauh lebih menguji fisik dan mental dibandingkan pengalaman mati listrik singkat yang pernah ia alami di perairan Puerto Rico.

"Para awak mengkhawatirkan cuaca, makanan, dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Komandan (commanding officer) dan wakil komandan (executive officer) mengkhawatirkan semua hal itu serta kapan bantuan akan tiba," ujar Schuster.

Ia menegaskan beratnya beban operasional yang harus dipikul oleh pimpinan kapal dalam kondisi darurat tersebut.

"Saya bisa meyakinkan Anda, empat jam di perairan tenggara Puerto Riko tidak ada apa-apa dibandingkan stres selama empat hari di Laut China Selatan," tutur Schuster.

Hingga saat ini, pihak Angkatan Laut AS masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kegagalan generator pada USS Benfold guna mencegah insiden serupa berulang di masa depan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed