UBTech Robotics Luncurkan Robot Humanoid U1 untuk Teman Lansia

Smallest Font
Largest Font

Perusahaan robotika asal China, UBTech Robotics, memperkenalkan inovasi terbaru berupa robot humanoid bernama U1. Robot ini dirancang khusus untuk menjadi teman berinteraksi manusia di lingkungan rumah, bukan untuk keperluan pekerja pabrik.

Dikutip dari Detik iNET, teknologi kecerdasan buatan (AI) pada robot ini diklaim mampu mengenali emosi pengguna. Selain memberikan respons secara alami, kehadirannya diharapkan dapat membantu mengurangi rasa kesepian.

Langkah peluncuran U1 ini menandai babak baru dalam pengembangan robot humanoid yang menyasar pasar konsumen rumahan. Target utama dari produk ini adalah orang-orang yang tinggal sendirian serta lanjut usia yang memerlukan teman komunikasi sehari-hari.

Pihak produsen menyediakan U1 dalam varian versi pria dan wanita. Tampilannya dilengkapi kulit silikon menyerupai manusia, wajah ekspresif, serta mata berkamera yang berfungsi mendeteksi tanda-tanda stres maupun kelelahan pengguna.

Sistem AI kemudian akan memberikan dukungan emosional atau percakapan yang disesuaikan dengan kondisi psikologis pemiliknya. UBTech menyatakan bahwa U1 merupakan robot humanoid hiper-realistis pertama yang siap diproduksi secara massal.

"Robot ini memiliki kecerdasan buatan emosional dan mata berkamera yang dapat mendeteksi ketika pemiliknya mengalami stres atau kelelahan," demikian menurut UBTech seperti dikutip dari The Independent, Senin (13/7/2026).

Kemampuan lain dari robot ini meliputi mempertahankan kontak mata, melakukan obrolan, serta mempelajari kebiasaan pemilik secara bertahap agar interaksi terasa personal. Namun, pihak produsen menegaskan bahwa robot ini tidak dirancang sebagai pasangan romantis.

"Robot ini tidak dibuat untuk hubungan intim, setidaknya untuk saat ini," ujar perwakilan UBTech saat peluncuran produk.

Pengembang juga menawarkan opsi personalisasi lewat rekonstruksi wajah tiga dimensi dan pencocokan suara agar menyerupai individu tertentu. Meski begitu, fitur personalisasi tersebut sempat memicu perdebatan etika di kalangan pengamat teknologi.

UBTech tetap optimis membidik kelompok masyarakat yang rentan kesepian di China, terutama karena melonjaknya populasi lansia dan tren hidup sendiri. Kehadiran U1 sekaligus mencerminkan pergeseran tren robotika China yang mulai merambah ke sektor domestik.

Seri U1 dipasarkan dalam beberapa varian harga yang berbeda. Varian paling sederhana dijual sekitar 119.800 yuan atau setara Rp 320 juta, sedangkan varian tertinggi U1 Ultra dipatok mencapai 990.000 yuan atau sekitar Rp 2,6 miliar.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed