Trump Pertahankan Kebijakan Tarif Impor Saat Berkunjung ke Michigan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela kebijakan tarif impor ekonomi di pabrik General Motors, Milford, Michigan, pada Senin (27/7/2026). Langkah tersebut dilakukan guna mendorong produksi otomotif dalam negeri menjelang pemilu sela mendatang.
Kunjungan ini berlangsung di tengah perlambatan ekonomi lokal, lonjakan tarif balasan sebesar 25 persen dari Kanada, serta rencana kenaikan tarif impor AS hingga 50 persen pada Agustus. Data Bureau of Labor Statistics mencatat pertumbuhan lapangan kerja Michigan hanya bertambah 500 dalam setahun terakhir dengan tingkat pengangguran mencapai 5,1 persen.
Trump menegaskan bahwa tarif impor historis ciptaannya bertujuan memulihkan industri otomotif dan memaksa perusahaan asing memindahkan operasinya ke AS.
"Aturannya sederhana: Buat truk atau mobil Anda di luar Amerika Serikat dan Anda akan membayar biaya atas hak untuk menjualnya di sini serta mengambil keuntungan," kata Trump, Presiden AS.
Ia menekankan bahwa pabrik yang beroperasi di dalam negeri tidak akan dikenakan tarif sama sekali.
"Bangun pabrik Anda di Michigan atau di mana pun di Amerika dan produksi kendaraan tepat di sini di dalam negeri, maka Anda tidak akan menghadapi tarif sama sekali," ujar Trump, Presiden AS.
Trump juga mengklaim telah memberikan kontribusi besar bagi para pekerja di negara bagian tersebut.
"Saya telah berbuat lebih banyak untuk Anda daripada orang tua Anda, OK? Orang tua Anda baik, saya tidak akan mencela orang tua Anda, tetapi saya telah bersikap lebih baik kepada Anda daripada orang tua Anda," tutur Trump, Presiden AS.
Ia menuding politisi globalis sebagai penyebab masalah ekonomi yang dialami pekerja.
"Sekarang, akhirnya, Michigan memiliki seorang presiden yang membela para pekerja otomotif Michigan," ucap Trump, Presiden AS.
Dalam kesempatan terpisah, Trump turut mengomentari kepemimpinan Senat terkait rancangan undang-undang pemungutan suara SAVE America Act.
"Dia harus menyelesaikan pekerjaannya. Tidak apa-apa. Saya memiliki hubungan yang baik dengan John Thune," kata Trump, Presiden AS.
Sementara itu, Gedung Putih menyoroti investasi manufaktur senilai 6 juta dolar AS dari GM serta komitmen tambahan dari Ford, Stellantis, dan Detroit Diesel sebagai bukti keberhasilan kebijakan ekonomi pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow