Trump Kritik Netanyahu Soal Isu Fasilitas Nuklir Iran
Presiden AS Donald Trump menyampaikan kritik terbuka kepada Per me menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai publikasi dugaan keberadaan fasilitas nuklir bawah tanah Iran di Gunung Pickaxe, menjelang pertemuan bilateral di Gedung Putih. Sorotan kedua pemimpin negara tersebut berfokus pada kawasan Gunung Pickaxe yang berjarak 220 kilometer di selatan Teheran, serta dekat dengan lokasi pengayaan uranium Natanz, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Trump mempertanyakan langkah Netanyahu yang memilih mengumumkan dugaan pangkalan nuklir tersebut ke publik internasional alih-alih menyampaikannya secara langsung dalam saluran diplomasi internal.
"Saya mendengar Bibi mengumumkannya. Saya berkata, 'Mengapa Anda tidak menyampaikannya secara langsung kepada saya? Mengapa Anda harus mengumumkannya kepada dunia?'" kata Donald Trump, Presiden AS.
Meskipun melayangkan teguran terbuka, pembicaraan lanjutan antara kedua pemimpin di Gedung Putih dilaporkan berjalan dengan sukses. Kompleks di Gunung Pickaxe diperkirakan terkubur setinggi 100 meter di dalam gunung dan terus mengalami pembangunan infrastruktur keamanan sejak insiden sabotase area Natanz pada 2020.
Pemerintah Iran pada September 2020 mengonfirmasi pembuatan ruang fasilitas baru di dalam gunung dekat Natanz untuk memproduksi mesin sentrifugal canggih guna pengayaan uranium. "Ini adalah bagian dari niat mereka yang cukup sistematis untuk menempatkan fasilitas mereka yang paling sensitif di bawah tanah," ujar Rafael Grossi, Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Lembaga kajian ISIS menyatakan keberadaan dua pasang pintu masuk terowongan yang terus memperkuat struktur pertahanan dari potensi serangan amunisi penetrasi udara. "Meskipun demikian, jika Iran mulai membangun kembali kemampuan manufaktur sentrifugalnya, mereka dapat berencana untuk memasang fasilitas perakitan sentrifugal yang lebih kecil di Gunung Pickaxe yang mampu melayani program senjata nuklir," terang laporan ISIS. Pemerintah Iran membantah keras tuduhan yang dialamatkan oleh Amerika Serikat dan Israel mengenai pengayaan uranium di lokasi tersebut.
"Fokus obsesif Washington pada Kolang Kouh (Pickaxe), tempat yang tidak ada aktivitas nuklir, hanyalah dalih yang dibuat-buat untuk agresi, penghancuran, dan sabotase," tulis Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Baghaei menegaskan bahwa seluruh program nuklir Iran telah dideklarasikan secara resmi kepada IAEA sesuai dengan ketentuan hukum internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow