Trump Bantah Adanya Negosiasi Amerika Serikat dengan Iran

Smallest Font
Largest Font

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung atau dijadwalkan dengan pihak Iran pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pernyataan ini membantah laporan mengenai adanya saluran komunikasi belakang dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Sikap tegas Trump memicu lonjakan harga minyak dunia ke level tertinggi sejak Juli akibat memudarnya harapan penyelesaian konflik di Selat Hormuz. Jalur pelayaran vital tersebut masih tegang setelah sebuah kapal dihantam proyektil tak dikenal.

Trump memberikan penilaian terkait posisi Iran dalam situasi ketegangan yang tengah berlangsung saat ini.

"Mereka adalah pemain poker yang baik, tapi mereka sedang sekarat," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Ia juga menegaskan tidak menetapkan tenggat waktu tertentu untuk menyelesaikan konflik dengan pihak Tehran.

"Saya tidak punya jadwal waktu. Saya tidak terburu-buru," ujar Trump, Presiden Amerika Serikat.

Di sisi lain, utusan khusus Jared Kushner memberikan pandangan berbeda mengenai dinamika komunikasi diplomasi yang berjalan.

"Saya akan mengatakan bahwa percakapan antara Pemerintah AS dan berbagai area pemerintah Iran di semua bidang mungkin lebih kuat dari yang pernah ada," kata Kushner, Utusan Khusus Amerika Serikat.

Kushner menambahkan bahwa interaksi diplomasi kedua negara masih berlangsung secara aktif.

"Memiliki percakapan yang sangat positif dan aktif," ujar Kushner, Utusan Khusus Amerika Serikat.

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menetapkan syarat ketat terkait akses jalur laut internasional tersebut.

Ghalibaf menegaskan Amerika Serikat harus mencabut sanksi minyak Iran dan menghentikan ancaman militer sebelum Selat Hormuz kembali dibuka.

Eskalasi juga terjadi di kawasan lain setelah perwakilan diplomatik AS Tom Barrack mengomentari serangan udara di Syria.

"Kami sangat prihatin bahwa serangan udara Israel yang dikonfirmasi di Pangkalan Udara Abu al-Duhur merupakan eskalasi tidak perlu yang tidak memajukan stabilitas regional," kata Barrack, Utusan Administrasi Trump untuk Syria.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed