Tim SAR Selamatkan Nelayan Meksiko Usai Terjebak Gua Bawah Air
Tim penyelamat gabungan berhasil membebaskan seorang nelayan bernama Erasto Crisanto Valdez yang terjebak selama 15 hari di dalam sistem gua bawah air kawasan San Francisco La Paz, Meksiko, pada 7 Agustus 2026.
Pria berusia 31 tahun tersebut ditemukan hidup di kedalaman 300 kaki atau sekitar 90 meter di bawah tanah dengan kondisi mengalami dehidrasi serta malnutrisi berat. Insiden bermula ketika Valdez memancing ikan robalo bersama ayahnya pada 23 Juli 2026, lalu tersesat di dalam lorong gua yang gelap tanpa pencahayaan maupun penunjuk waktu, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Selama terisolasi, Valdez bertahan hidup hanya dengan meminum air bersih dari aliran sungai bawah tanah dan beristirahat di atas rekahan batu kering. Karena kehilangan orientasi, ia sempat mengira hanya terjebak selama tiga hari.
Proses pencarian melibat gabungan personel dari Meksiko, Jerman, Amerika Serikat, dan Republik Dominika yang menghadapi kendala jarak pandang di bawah satu meter. Penyisiran membuahkan hasil saat instruktur asal AS Harry Gust dan penyelam Meksiko Rosalino Rivera menembus ruang udara kering.
"Saya tidak bisa melihat wujudnya, tetapi saya meyakinkannya bahwa saya akan kembali membawa bantuan," ujar Harry Gust, instruktur penyelam asal AS.
Setelah kontak pertama tersebut, tim SAR langsung melakukan tindakan evakuasi untuk membawa korban keluar ke permukaan guna mendapatkan perawatan medis darurat.
"Terima kasih, Tuhan, telah memberiku kesempatan kedua dalam hidup dan mengizinkanku bertemu kembali dengan anak-anak serta keluargaku," tutur Erasto Crisanto Valdez, nelayan yang selamat.
Wilayah selatan Meksiko seperti Semenanjung Yucatan dan Oaxaca memiliki ribuan labirin gua bawah air atau cenote. Karakteristik medan yang ekstrem serta perubahan arus air yang mendadak sering memicu kecelakaan bagi warga lokal maupun wisatawan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow