Telkom Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Pengolahan Limbah Kartu SIM

Smallest Font
Largest Font

Penerapan prinsip ekonomi sirkular kini menjadi fokus PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk memperkuat komitmen keberlanjutan perusahaan. Langkah ini diambil TelkomGroup demi mengoptimalkan penggunaan sumber daya sekaligus menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya.

Strategi tersebut berjalan selaras dengan penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) di lingkungan TelkomGroup. Komitmen ini diwadahi dalam program GoZero% yang menaungi tiga pilar utama, yaitu Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.

Melalui pilar Save Our Planet, BUMN telekomunikasi ini memperkuat pengelolaan emisi, efisiensi energi, serta optimalisasi sumber daya. Selain itu, pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan juga terus diperkuat, seperti dilansir dari Detik iNET.

Salah satu wujud nyata ekonomi sirkular tersebut diterapkan pada pengelolaan material ekosistem telekomunikasi, khususnya kartu SIM. Anak perusahaan Telkom, Telkomsel, mengolah kembali material plastik dari kemasan kartu perdana dan cangkang SIM card.

Sampah plastik yang dikumpulkan dari mitra outlet dan penyedia lainnya diubah menjadi produk berdaya guna. Produk hasil daur ulang tersebut meliputi penyangga telepon seluler (phone holder) hingga paving block.

Sejauh ini, Telkomsel mencatat sebanyak 670 kg limbah kartu SIM berhasil diolah. Angka tersebut menghasilkan 75.000 paving block, 45.000 phone holder, dan 10.000 tempat sampah.

Inisiatif ini dinilai semakin krusial di tengah pesatnya perkembangan bisnis digital dan telekomunikasi. Peningkatan kebutuhan infrastruktur digital mendorong perusahaan untuk menjadikan pengelolaan sumber daya sebagai agenda utama keberlanjutan.

Langkah optimalisasi sumber daya ini juga menjadi bagian dari target TelkomGroup menuju ekonomi rendah karbon. Upaya ini dilaksanakan secara sejalan dengan pengelolaan emisi serta peningkatan efisiensi energi perusahaan.

Vice President Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi pertumbuhan bisnis, bukan sekadar kepatuhan.

"Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital," kata Gunawan.

Seiring meningkatnya kebutuhan energi akibat ekspansi layanan digital, TelkomGroup terus mendorong efisiensi operasional. Pendekatan sirkular memastikan ekspansi bisnis tetap memperhatikan keterbatasan sumber daya daya alam dan dampak lingkungan.

Seluruh strategi keberlanjutan ini menjadi bagian integral dari transformasi menyeluruh TelkomGroup. Tiga pilar ESG dijadikan landasan utama untuk menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed