Tasyi Athasyia Laporkan Karyawan ke Polisi Atas Pencurian Barang Mewah

Smallest Font
Largest Font

Selebgram Tasyi Athasyia resmi melaporkan salah satu karyawan terdekatnya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencurian belasan barang mewah bermerek. Aksi nekat stafnya tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian materiil hingga lebih dari Rp500 juta, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Dugaan tindak pidana yang berlangsung selama hampir satu tahun ini terungkap setelah tim internal Tasyi secara tidak sengaja menemukan bukti transaksi penjualan barang-barang curian melalui notifikasi surat elektronik di perangkat kantor. Pelaku diduga telah menjual sedikitnya 12 unit barang mewah, seperti tas dan sepatu, ke sebuah toko penyalur barang bekas bermerek.

Aksi kehilangan ini sejatinya telah disadari oleh Tasyi sejak awal Maret lalu pascarenovasi ruang penyimpanan pribadinya, saat lima unit tas mewahnya mendadak hilang tanpa jejak.

"Kronologis pencurian barang oleh karyawan terdekat aku, nilainya lebih dari 1/2 miliar. Ya Allah ya rob sedih bukan karena barangnya, tapi sakit karena kepercayaan yang dirusak," tulis Tasyi Athasyia melalui unggahan media sosial pribadinya.

Istri dari Syech Zaki Alatas tersebut awalnya sempat memilih pasrah dan merelakan kehilangan awal tanpa menaruh kecurigaan berlebih kepada penghuni rumahnya.

"Jadi awalnya sekitar bulan maret awal, aku baru selesai renovasi walkincloset dan mau rapihin tas-tas aku, tiba-tiba ada sekitar 5 tas aku hilang. Disitu jujur aku pasrah aja, cuma aku cari di area rumah dan pas ga ketemu, aku udah ikhlasin, aku ga cari tau lagi," terangnya.

Titik terang baru didapatkan setelah notifikasi transaksi dari toko penyalur barang bekas muncul di perangkat komputer milik kantor yang sedang diakses bersama oleh tim internalnya.

"Notifikasi kalo barang ini sudah terjual, dan pas dia lihat itu adalah sepatu aku, langsung sama dia di check dan ketika dia scroll dia menemukan semua bukti penjualan dan transaksi barang-barang aku yang selama ini hilang. Total saat ini yang ketahuan ada 12 barang, dan hampir semua dijual di sumber yang sama," jelasnya.

Terduga pelaku sendiri merupakan staf tanpa pengalaman yang direkrut Tasyi dengan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari gaji di atas UMR, bonus, hingga kesempatan bepergian ke luar negeri. Selain mengembat barang berharga, pelaku juga sempat memfitnah staf lain hingga berujung pada pemecatan karyawan yang tidak bersalah.

"Setelah kita tunjukan bukti baru dia ngaku, bahkan dia bilang lebih banyak dari itu yang dia jual. Pas ditanya berapa banyak, dia jawab ga inget karena banyak. Dan jahatnya dia juga memfitnah karyawan yang lain, sampe dulu sempet ada yang dikeluarkan karena difitnah mencuri sama dia," tuturnya.

Langkah hukum akhirnya diambil oleh Tasyi demi memberikan efek jera serta mengusut tuntas seluruh fakta di balik aksi pencurian berulang tersebut.

"Statusnya sekarang sudah aku laporkan ke kepolisian, semoga dibantu pengurusannya beneran diproses sampai tuntas @polisijaksel @reserse.jaksel," pungkas Tasyi Athasyia dalam unggahan terbarunya yang memperlihatkan keberadaannya di kantor polisi.

Hingga informasi ini diturunkan, pihak Tasyi Athasyia belum memberikan respons tambahan saat dihubungi terkait perkembangan laporan kepolisian tersebut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed