Taste Atlas Rilis 100 Makanan Terburuk Dunia 2026
Platform panduan kuliner Taste Atlas mempublikasikan daftar 100 makanan terburuk di dunia berdasarkan hasil penilaian audiens global yang dirilis pada 17 Agustus 2026. Penilaian ini melibat puluhan ribu pengguna terverifikasi dari berbagai negara.
Sistem pencatatan Taste Atlas membukukan 796.138 peringkat masuk hingga 17 Agustus 2026, dengan 519.862 nilai di antaranya diverifikasi sebagai penilaian sah. Pihak penyelenggara menyaring respons bot dan sentimen patriotisme lokal.
"Tujuannya adalah mempromosikan makanan lokal yang unggul, menanamkan kebanggaan pada hidangan tradisional, dan membangkitkan rasa ingin tahu tentang hidangan yang belum pernah dicoba," tulis pihak Taste Atlas di laman resminya pada 17 Agustus 2026.
Evaluasi hidangan dalam daftar tersebut tidak hanya berdasar pada rasa semata, melainkan juga penggunaan bahan ekstrem, kombinasi yang dinilai tidak cocok, hingga tekstur serta tingkat kandungan gula.
Spanyol menempati posisi puncak sebagai negara dengan jumlah hidangan terbanyak di daftar ini, yakni 10 makanan. Salah satu menu asal negara tersebut, ikan goreng tradisional Truchas a la Navarra, bahkan masuk dalam lima besar makanan terburuk.
Amerika Serikat menyumbang delapan makanan yang didominasi menu cepat saji seperti burger ramen dan glorified rice. Thailand, Swedia, dan Korea Selatan masing-masing menyumbang lima makanan. Menu pizza vulkanen asal Swedia menduduki peringkat teratas sebagai makanan terburuk.
Norwegia dan Italia mencatatkan masing-masing empat makanan, sementara Israel menyumbang tiga makanan. Italia memasukkan Sanguinaccio, puding manis berbahan dasar darah babi segar, ke dalam daftar tersebut.
Indonesia diwakili oleh satu hidangan, yaitu paniki asal Sulawesi Utara yang berada di peringkat ke-24 dengan skor 2,0. Olahan daging kelelawar pemakan buah ini dinilai ekstrem oleh para responden.
Negara lain yang menyumbang satu hidangan mencakup Brunei Darussalam, Malta, Andorra, Grenada, Kongo, Kosta Rika, dan Ghana. Sementara itu, Jepang, Inggris, Portugal, Islandia, Yunani, Chile, dan China masing-masing mencatatkan dua makanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow