Serodja: Menyelami Kuliner Nusantara dengan Sentuhan Pengasapan Tradisional

Smallest Font
Largest Font

Di sebuah sudut Menteng, Jakarta, restoran Serodja membuka pintunya dengan sajian kuliner Nusantara yang berbeda. Teknik pengasapan menjadi daya tarik utama yang dipilih untuk menghidangkan cita rasa tradisional Indonesia dengan aroma serta tekstur yang khas.

Aroma khas langsung tercium saat daun pisang pembungkus Bebek Asap Serodja dibuka. Dagingnya empuk dan bumbu meresap, sempurna disantap dengan sambal pedas dan nasi putih atau liwet. Tak hanya bebek, lidah asap lado juga hadir dengan tekstur kenyal dan rasa mendalam yang menggugah selera.

“Seroja mengusung konsep resep warisan Nusantara, dengan mengambil inspirasi dari berbagai menu daerah di Indonesia lalu merepresentasikannya dalam satu hidangan yang istimewa. Salah satu ciri khas Seroja adalah penggunaan teknik pengasapan dengan in-house smoker,” ujar Michelle Gondowardoyo, Direksi manajemen Serodja.

Menu-menu asap seperti Bebek Asap Seroja, Lidah Asap Lado Bundo, dan Sei Sapi menjadi andalan. Michelle menjelaskan, teknik pengasapan dipilih bukan hanya soal rasa tetapi juga aroma yang sudah tercium sebelum makanan menyentuh lidah. Proses slow cooking membuat tekstur menjadi lebih empuk dan cita rasa semakin kompleks.

“Bebek Asap Bali diasap sekitar 6 jam, Lidah Asap Lado Bundo sekitar 3 jam, dan Sei Sapi hingga 12 jam,” jelas Michelle.

Belajar dari daerah seperti Bali, Lombok, dan Palembang, Serodja menerapkan teknik pengasapan dengan adaptasi resep sesuai karakter masing-masing daerah. Kayu rambutan menjadi pilihan utama untuk pengasapan karena mampu bertahan lama dan memberikan aroma alami yang memperkuat cita rasa setiap hidangan. Beberapa menu juga menggunakan batok kelapa sebagai bahan baku pengasapan.

Untuk memastikan ketersediaan kayu rambutan, Serodja bekerja sama dengan beberapa vendor dan bahkan membeli dalam jumlah besar hingga satu pohon sekaligus.

Konsep Nusantara juga merambah pilihan minuman dan dessert. Minuman seperti STMJ (Susu Telur Madu dan Jahe), kopi rempah, serta bir Jawa yang terinspirasi dari jamu kunyit asam dihadirkan dengan tampilan modern. Dessert yang dihadirkan antara lain Es Duren Cirebon, Es Kelapa Butter dengan Durian, Es Cincau, dan Es Teler.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed