Seskab Teddy dan Haji Isam Bahas Investasi Hilirisasi Energi di Jakarta

Smallest Font
Largest Font

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Minggu (9/8/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan ekonomi nasional melalui investasi hilirisasi, pertambangan, agribisnis, energi, dan logistik.

Diskusi yang berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan tersebut menjadi sorotan karena melibatkan pengusaha besar Kalimantan Selatan di ruang birokrasi negara. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto pada pekan sebelumnya juga mengumpulkan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia dari 38 provinsi di Istana Negara guna membahas peningkatan ekonomi daerah.

Dalam keterangan resminya melalui akun media sosial Sekretariat Kabinet, Teddy menyampaikan fokus utama pembicaraan kerja sama investasi tersebut.

"Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas mengenai perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Haji Isam merupakan pelaku usaha yang memiliki pengalaman di berbagai sektor tersebut," ujar Setkab.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi dengan sektor swasta demi menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.

"Seskab menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dan membuka lebih banyak lapangan kerja," imbuhnya.

Pertemuan ini turut menuai tanggapan kritis dari pengamat yang dinilai memicu pertanyaan terkait potensi benturan kepentingan dan independensi birokrasi. Publik juga menyoroti pentingnya keterbukaan hasil kesepakatan agar tetap menjaga prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Di sisi lain, Ketua Kadin Anindya Bakrie menjelaskan komitmen pelaku usaha daerah saat mendatangi Istana Presiden dalam rangkaian agenda ekonomi pemerintah.

"Ya hari ini, kami Kadin, datang bersama pimpinan-pimpinan Kadin di 38 provinsi. Jadi sejak mendengar undangan dari Pak Presiden, mereka terbang, ada yang dari Papua, Papua Barat, Kaltara, NTT, Aceh. Nah kami ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah," kata Anindya kepada wartawan saat tiba.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed