Sepsi Tahan FCSB Tanpa Gol pada Pekan Keempat Superliga Romania
Sepsi Sfântu Gheorghe menahan imbang FCSB dengan skor 0-0 pada pertandingan pekan keempat Superliga Romania. Hasil seri ini membuat tim tuan rumah tertahan di peringkat kesepuluh, sementara tim tamu naik ke posisi kedua klasemen sementara.
Kiper Sepsi, David Lazar, menjadi bintang lapangan setelah melakukan sejumlah penyelamatan krusial. Pada babak pertama, ia menepis tembakan Cisotti dalam situasi satu lawan satu, sebelum menggagalkan eksekusi tendangan bebas Boutoutaou seusai jeda.
Pemain bertahan Sepsi, Daniel Vîrtej, mengapresiasi tinggi kontribusi penjaga gawangnya yang menjaga gawang tim tetap steril sepanjang laga.
"Pada peluang Cisotti itu, saya maju menghadang. Tase memberikan umpan di depan saya dan saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya tidak melihat sisanya.
Pada pertandingan ini kami mencoba melakukan segalanya agar tidak kebobolan. Beruntung ada Lăzărică, dia menyelamatkan kami lagi kali ini. Kami sangat bahagia!" kata Daniel Vîrtej.
Ia menuturkan bahwa seluruh skuad telah berjuang keras untuk mengamankan poin di kandang sendiri.
"Saya pikir kami tampil sangat baik sejauh ini. Bisa lebih baik di beberapa pertandingan. Kami bisa saja mengumpulkan lebih banyak poin, tetapi kami puas dengan apa yang telah kami lakukan sejauh ini.
Kami tetap menegakkan kepala dan melangkah maju. Berikutnya adalah pertandingan melawan Csikszereda. Itu akan menjadi derby lokal dan kami berharap bisa mengambil seluruh 3 poin dari laga tersebut," ujar Daniel Vîrtej.
Di sisi lain, pemilik FCSB, Gigi Becali, memberikan penilaian atas performa penyerangnya, Daniel Bîrligea, meski sang pemain kembali gagal mencetak gol.
"Saya puas dengan satu hal: kembalinya Bîrligea. Ini adalah Bîrligea yang saya kenal, itulah yang saya lihat. Saya suka perjuangannya, dia adalah seorang petarung.
Jika Anda tidak melihat apa yang dimainkan Bîrligea hari ini, berarti mata Anda tertutup. Bîrligea sangat kuat hari ini," kata Gigi Becali.
Ia melontarkan kritik kepada George Popescu yang dinilainya tampil kurang bergairah di lapangan.
"Boleh dikatakan saya tidak puas dengan George Popescu. Tidur di lapangan? Saya tidak sedang membuat kiasan, tapi saya bisa saja.
Saya mengatakannya dengan manis. Dia bilang: «Aaa, kamu tidak memberiku cokelat sejak menit pertama? Biarkan saja, aku marah padamu».
Saya pikir dia marah karena tidak menjadi starter," kata Gigi Becali.
Becali turut memberikan pandangan mengenai keputusan mempertahankan pemain mudanya, Ricardo Pădurariu, di tim utama.
"Pădurariu akan selalu masuk ke lapangan. Saya ingin menghasilkan uang dari sepak bola, saya harus mencetak pemain. Anda akan lihat siapa yang benar dalam dua tahun ke depan dan berapa banyak uang yang akan saya dapatkan dari Pădurariu.
Dia lemah sekarang, tetapi kita harus memberinya kepercayaan karena dia memiliki kualitas. Tidak seharusnya dia diganti. Saya harus mencetak gol dan saya lebih cepat mencetak gol bersamanya daripada dengan Radunovic.
Saya membutuhkan pemain sayap ber-kualitas untuk memberikan umpan silang dan umpan matang. Kita akan lihat apa yang terjadi padanya. Dia pemain bernilai, bertalenta, dan saya akan menghasilkan banyak uang darinya.
Dia akan menyelesaikan masalahnya. Saya tidak bisa membandingkannya dengan Mora, karena Mora bertahan lebih baik. Namun Pădurariu memiliki beberapa umpan yang lebih «visioner» daripada Mora," kata Gigi Becali.
Pengusaha asal Romania tersebut juga menyinggung penampilan Boutoutaou yang dianggapnya belum memenuhi ekspektasi klub.
"Saya belum bisa punya pendapat. Pendapat saya buruk jika dia bermain seperti yang dia mainkan sejauh ini. Anda lihat saya tidak menggantinya.
Jika dia bangkit, kita lihat nanti. Dalam sepak bola Anda mempertaruhkan uang, menang, kalah, tidak ada yang bisa dilakukan. Saya tidak menyukainya.
Jika saya menyukainya, apakah saya akan menggantinya? Ketika Anda mengeluarkan lebih dari 1 juta untuk seorang pemain, dia harus membuat perbedaan, melakukan kombinasi, dribel, dan mencetak gol," kata Gigi Becali.
Hasil imbang ini menjadi raihan satu poin kedua secara beruntun bagi FCSB di kompetisi domestik. Pada pertandingan lain di pekan keempat, FC Botoșani bermain imbang 0-0 melawan Corvinul, sementara laga derby Cluj-Napoca antara CFR dan U Cluj resmi ditunda hingga Oktober.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow