Selandia Baru Tambah 9 Mapel Baru Berbasis Industri
Sembilan mata pelajaran berbasis industri dan dunia kerja secara resmi diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Selandia Baru untuk jenjang sekolah menengah. Peluncuran kurikulum ini ditujukan guna membekali para siswa sebelum melangkah ke jenjang magang maupun dunia kerja.
Penyusunan seluruh mata pelajaran baru tersebut melibatkan para pakar agar selaras dengan kebutuhan industri saat ini, seperti dikutip dari Detikcom. Kebijakan ini juga disesuaikan dengan kerangka kurikulum nasional yang berfokus pada penguasaan keterampilan teknis serta praktik langsung.
Pengajaran materi tidak hanya berorientasi pada teori, melainkan menekankan penerapan praktis di lapangan. Adapun sembilan bidang yang disiapkan mencakup berbagai sektor strategis:
- Sistem kecerdasan terapan (Applied intelligent systems)
- Konstruksi dan lingkungan binaan (Construction and built environment)
- Energi dan infrastruktur (Energy and infrastructure)
- Teknologi rekayasa (Engineering technology)
- Sistem pangan dan serat (Food and fibre systems)
- Layanan dan perawatan kesehatan (Health services and care)
- Perhotelan serta makanan dan minuman (Hospitality food and beverage)
- Manufaktur generasi berikutnya (Next-gen manufacturing)
- Pariwisata (Tourism)
Linimasa Pelaksanaan Kurikulum
Pemerintah Selandia Baru menetapkan tahapan jangka panjang untuk merealisasikan target lulusan siap kerja pada 2031.
Proses perancangan dimulai pada periode 2026-2027 melalui Dewan Keterampilan Industri (Industry Skills Boards/ISB) yang menghimpun masukan publik serta pelaku industri. Selanjutnya, penyusunan sistem penilaian atau asesmen ditargetkan rampung pada 2027.
Tahap uji coba dan transisi bakal berlangsung sepanjang 2028. Setelah itu, siswa tahun 12 mulai dapat mengambil mata pelajaran ini pada 2029, disusul siswa tahun 13 pada 2030, hingga lulusan pertama yang siap kerja atau kuliah pada 2031.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow