Samsung Luncurkan Lini Galaxy Z Terbaru dengan Material Flex Titanium
Samsung merilis lini ponsel lipat terbaru yang mencakup Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 pada 13 Agustus 2026. Seri anyar ini membawa pembaruan pada kapasitas baterai, teknologi material, dan sistem kamera.
Model tertinggi, Galaxy Z Fold8 Ultra, dibekali baterai berkapasitas lebih besar dan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat tersebut juga mengusung layar utama OLED 8 inci serta kamera belakang 200 MP, 50 MP ultra-wide, dan 10 MP telephoto.
Pengujian ketahanan menunjukkan struktur Flex Titanium pada layar dalam Galaxy Z Fold8 menggunakan pelat titanium alloy untuk meningkatkan durabilitas. Sementara itu, Galaxy Z Flip8 mempertahankan desain ringkas dengan fitur FlexWindow dan kamera utama 50 MP yang didukung ProVisual Engine.
Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung, memberikan penjelasan terkait proses pengembangan perangkat tersebut.
"Sejak awal, kami melihat ponsel lipat sebagai kesempatan untuk mendefinisikan ulang cara orang berinteraksi dengan ponsel pintar mereka," kata Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Ia menambahkan bahwa pengalaman selama tujuh generasi menjadi landasan utama perancangan lini produk terbaru ini.
"Melalui tujuh generasi, kami telah mempelajari bagaimana orang membuka, membawa, membentangkan, dan mengandalkan perangkat mereka," ujar Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Moon menerangkan bahwa tim rekayasa harus merancang seluruh komponen secara terpadu agar ukuran bodi dapat dipangkas tanpa mengorbankan performa.
"Pada perangkat lipat, setiap komponen saling terhubung," kata Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Ia menegaskan bahwa perubahan dimensi membutuhkan penyesuaian menyeluruh pada arsitektur internal perangkat.
"Membuat perangkat menjadi lebih tipis, misalnya, berarti merancang ulang layar, engsel, baterai, sistem termal, dan arsitektur internal secara bersamaan," ujar Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Penggunaan material baru diklaim memberikan dampak langsung pada pengurangan ketebalan modul layar.
"Bersama-sama, inovasi ini memperkuat struktur pendukung layar sekaligus mengurangi ketebalan modul layar sebesar 10 persen, menciptakan ruang tambahan untuk baterai, sistem termal, dan kamera," kata Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Ia menyebut hasil rekayasa tersebut memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna.
"Bagi pengguna, ini menghasilkan perangkat yang lebih tipis dan ringan dengan layar imersif yang lebih datar serta lipatan layar yang makin tidak terlihat," ujar Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Pengujian ketat juga diterapkan guna memastikan keandalan mekanis seluruh unit dalam berbagai kondisi pemakaian.
"Ketahanan bukan sekadar soal desain; itu harus dibuktikan melalui pengujian," kata Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Moon menutup keterangannya dengan menekankan pentingnya umpan balik konsumen dalam setiap tahapan rekayasa produk.
"Semuanya dimulai dari pengguna. Selama tujuh generasi, kami telah mengubah wawasan pengguna menjadi inovasi dalam material, komponen, dan pengalaman perangkat secara keseluruhan," ujar Sunghoon Moon, Wakil Presiden Eksekutif dan Senior Eksekutif Kantor R&D Seluler di Bisnis Mobile eXperience Samsung.
Samsung memberikan dukungan pembaruan sistem operasi Android dan keamanan untuk lini Galaxy Z terbaru ini hingga 31 Juli 2033.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow