Saham BUMI Melonjak Tajam di Tengah Proyeksi Gasifikasi Batubara

Smallest Font
Largest Font

Transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami lonjakan signifikan pada sesi I perdagangan Selasa (1/9/2026), dilansir dari Investor Daily.

Posisi saham emiten berkode BUMI tersebut tercatat berada di level Rp 204 atau menguat 6,25% menjelang pukul 11.03 WIB.

Volume transaksi saham ini telah mencapai 5,08 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 64.312 kali serta nilai transaksi menyentuh Rp 1,02 triliun.

Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas, lonjakan harga ini didorong oleh aksi borong yang mencatatkan net buy sebesar Rp 382,3 miliar, tertinggi di antara saham-saham lainnya.

Selain lonjakan transaksi, saham BUMI juga dipastikan masih bertahan di dalam MSCI Small Cap Index berdasarkan hasil tinjauan periode Agustus 2026.

Di sisi lain, komoditas batu bara berkalori rendah kini mulai diarahkan menjadi produk yang lebih strategis melalui teknologi gasifikasi untuk diolah menjadi metanol guna mengurangi impor.

Inisiatif tersebut diwujudkan lewat Proyek Strategis Nasional (PSN) Gasifikasi Batubara menjadi Metanol di kawasan Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang ditargetkan menghasilkan 2 juta ton metanol per tahun.

Proyek yang dikembangkan oleh PT Bumi Etam Chemical tersebut memanfaatkan lahan seluas 93 hektare dan berpotensi menghemat devisa hingga Rp 7,1 triliun setiap tahunnya.

PT Bumi Etam Chemical sendiri merupakan perusahaan patungan antara PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal, yang merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di bawah naungan Grup Bakrie dan Salim.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed