Saham BNI Merekah 3,90 Persen Ditopang Pembelian Investor Asing
Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melonjak 3,90 persen ke level Rp 3.730 pada penutupan perdagangan Jumat (21/8/2026). Penguatan harga saham emiten perbankan BUMN ini didorong oleh aksi beli bersih atau net buy investor asing yang menembus Rp 113,14 miliar, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Aktivitas perdagangan BBNI mencatatkan volume sebesar 92,32 juta saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 17.290 kali. Nilai transaksi keseluruhan saham perbankan tersebut mencapai Rp 341,46 miliar, yang memperpanjang tren positif peningkatan sebesar 2,75 persen selama sepekan terakhir.
Dari segi penilaian pasar, rasio price to book value (PBV) BBNI berada pada posisi 0,85 kali. Sementara itu, rasio price earning ratio (PER) yang disetahunkan tercatat sebesar 6,47 kali, mencerminkan perbandingan antara harga pasar saham dan perolehan laba bersih per saham.
Kinerja keuangan perseroan juga merefleksikan pertumbuhan positif sepanjang semester I-2026. Bank Negara Indonesia sukses mengantongi laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 10,75 triliun, naik dibandingkan perolehan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 10,09 triliun.
Prospek pergerakan harga saham BBNI turut mendapat apresiasi dari lembaga sekuritas. CGS International Sekuritas memberikan rekomendasi Spec Buy dengan batas support di Rp 3.660 dan target kenaikan jangka pendek di rentang Rp 3.800 hingga Rp 3.870. Di sisi lain, Mandiri Sekuritas menyematkan rekomendasi buy dengan target harga saham mencapai Rp 4.000.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow