Rupiah Menguat ke Rp 17.921 per Dolar AS pada Perdagangan Sore
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan transaksi akhir pekan, Jumat, 17 Juli 2026, seperti dilansir dari Investor Daily.
Mata uang Garuda tersebut ditutup menguat 65 poin atau setara 0,36 persen menuju level Rp 17.921 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat dibuka di posisi Rp 17.980 per dolar AS pada pagi hari.
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengemukakan bahwa apresiasi mata uang rupiah terjadi di tengah eskalasi konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah.
"Para pembuat kebijakan telah berulang kali memperingatkan bahwa harga minyak yang lebih tinggi akibat konflik di Timur Tengah dapat memperumit prospek inflasi dan mengatakan bahwa mereka membutuhkan beberapa bulan lagi data harga yang rendah sebelum mempertimbangkan pemotongan suku bunga," tulis Ibrahim.
Dari faktor domestik, penguatan rupiah juga ditopang oleh rilis data ekonomi nasional yang positif oleh Bank Indonesia mengenai kenaikan Saldo Bersih Tertimbang pada kuartal II-2026 menjadi sebesar 12,97 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow