Kubu Ruben Onsu Pertanyakan Penawaran Co Parenting Pihak Sarwendah

Smallest Font
Largest Font

Tawaran pengasuhan anak bersama atau co-parenting yang disampaikan pihak Sarwendah memicu tanggapan kritis dari kubu Ruben Onsu. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mempertanyakan alasan di balik baru munculnya penawaran tersebut, seperti dilansir dari Detik Hot.

Minola Sebayang mengungkapkan keherannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, lantaran komunikasi pengasuhan anak sebenarnya sudah berjalan cukup lama.

"Selama ini kan kami tidak mau membahas itu tentang co-parenting itu. Nah, mereka menawarkan siap kok untuk co-parenting. Kami heran saja kalau memang siap kenapa nggak dari dulu co-parenting?

Kenapa nggak dari dua tahun yang lalu co-parenting? Kalau memang siap untuk co-parenting kenapa baru sekarang menyatakan siap co-parenting?" kata Minola Sebayang.

Menurut Minola, perubahan sikap tersebut tergolong janggal karena skema pengasuhan bersama idealnya telah diterapkan sejak pasangan tersebut tidak lagi berstatus sebagai suami istri.

"Itu pertanyaannya. Terus yang kedua, dia paham nggak sih apa itu co-parenting? Co-parenting itu kan adalah membesarkan anak secara bersama-sama, bekerja sama untuk membesarkan anak secara bersama-sama antara ayah dan ibu meskipun sudah tidak ada ikatan perkawinan lagi," ujar Minola Sebayang.

Ia menekankan bahwa konsep co-parenting menuntut kolaborasi aktif kedua orang tua dalam mendiskusikan seluruh keputusan penting menyangkut masa depan anak.

"Nah, sekarang dia mau bekerja sama? Dia mau artinya itu apapun tentang anak ini dibicarakan dan didiskusikan sama si Ruben?" kata Minola Sebayang.

Kendati demikian, pihak Ruben Onsu tetap membuka pintu bagi pelaksanaan pengasuhan bersama selama didasari kesamaan pemahaman serta komitmen.

"Kalau memang mau kenapa nggak dari dulu? Oke nggak apa-apa kita kasih kesempatan saat ini mungkin dia ingin co-parenting. Tapi dia memang mau nggak? Co-parenting itu adalah bekerja sama bersama-sama untuk membesarkan anak, diskusi mengenai masalah biaya, masalah kebutuhan anak, masalah pendidikan anak seluruhnya," tutur Minola Sebayang.

Minola menegaskan kembali fokus utama dari konsep pengasuhan bersama harus bertumpu pada kepentingan terbaik anak.

"Co-parenting itu adalah bekerja sama antara orang tua meskipun sudah nggak ada ikatan perkawinan lagi demi anak. Jangan ajakan-ajakan co-parenting tapi yang dipahami co-parenting itu adalah satu mengasuh dan menguasai anak-anak, satu cuma bayar kebutuhan saja tanpa ada waktu untuk berkumpul. Nah ini juga salah," kata Minola Sebayang.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed