Raja Haakon VIII Naik Tahta Norwegia Hadapi Skandal Keluarga

Smallest Font
Largest Font

Putra Mahkota Haakon resmi naik tahta menjadi Raja Haakon VIII menggantikan Raja Harald V yang wafat pada 28 Agustus 2026 di Norwegia, dilansir dari Investor Daily.

Dengan naiknya Haakon, sang istri bergelar Ratu Mette-Marit dan putri sulung mereka, Putri Ingrid Alexandra, menjadi Putra Mahkota serta pewaris berikutnya.

Meskipun peran monarki di Norwegia lebih simbolis karena pemerintahan dipegang parlemen, Raja Haakon VIII menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan kepercayaan publik yang menurun akibat skandal keluarga.

Haakon yang berusia 53 tahun sudah sering menjadi wali raja saat kondisi ayahnya menurun. Ia memiliki gelar Sarjana Ilmu Politik dari University of California, Berkeley dan Magister Studi Pembangunan dari London School of Economics dengan fokus perdagangan internasional dan Afrika.

Di luar tugas kenegaraan, Haakon dikenal sebagai sosok merakyat yang menyukai olahraga selancar dan ski serta musik rock dan rap. "Jika saya tidak lahir di keluarga kerajaan, saya kemungkinan besar akan menjadi seorang peselancar," ujar Haakon kepada NRK.

Hubungan Haakon dengan Mette-Marit yang menikah pada 2001 sempat menuai kontroversi karena latar belakang sosial sang istri. Namun, mereka berhasil meyakinkan publik dan Raja Harald V.

Skandal terkini yang mengguncang reputasi monarki meliputi kasus hukum anak tiri Haakon, Marius Borg Høiby, yang divonis penjara atas sejumlah tindak pidana.

Ratu Mette-Marit juga mengaku kurang bijak atas hubungannya di masa lalu dengan terpidana kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein dan baru menjalani operasi transplantasi paru-paru karena pulmonary fibrosis.

Kontroversi lain datang dari kakak Haakon, Putri Märtha Louise, yang mengundurkan diri dari tugas kerajaan setelah menikah dengan seorang pria yang mengklaim sebagai penyembuh spiritual.

Berdasarkan survei Dagbladet, dukungan publik terhadap monarki turun menjadi 68% dari 81% pada 2017. Kini, Raja Haakon VIII memikul tanggung jawab memulihkan citra institusi ini.

Sejarah monarki Norwegia berakar sejak abad ke-9 dan mengalami perubahan sistem suksesi menjadi primogenitur mutlak sejak 1990, sehingga Putri Ingrid Alexandra kini menjadi pewaris tahta utama di masa depan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed