BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Wilayah Jawa Tengah

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca berawan hingga cerah berawan mendominasi sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 10 Juli 2026. Fenomena atmosfer ini dipicu oleh induksi pergerakan Siklon Tropis Bavi di Laut Filipina yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa titik kawasan Indonesia.

Prakirawan BMKG Lintang A menjelaskan bahwa siklon tersebut bergerak ke arah barat laut menjauhi Indonesia, namun membentuk arus angin kencang atau low level jet di sepanjang Samudra Pasifik utara timur Filipina. Dampaknya, terbentuk daerah konvergensi di Laut Filipina utara, Papua Barat, Laut Sulu, hingga Laut Halmahera utara yang memengaruhi kondisi cuaca nasional.

Untuk wilayah Jawa Tengah, sejumlah daerah diprediksi akan mengalami perubahan cuaca dari cerah menjadi berawan menjelang sore hari. Suhu udara di wilayah ini diperkirakan berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 45 hingga 95 persen.

"Pagi sampai siang cerah hingga cerah berawan," kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Agus menambahkan bahwa seluruh daerah di Jawa Tengah kemudian diperkirakan akan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan sejak siang atau sore hingga awal malam hari.

"Waspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan," ucapnya.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, wilayah yang diprakirakan berawan meliputi Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, dan Ambarawa. Sementara wilayah lainnya seperti Semarang, Solo, Cilacap, dan Pekalongan diprediksi cerah berawan.

Sebelumnya, prakiraan cuaca pada Rabu, 8 Juli 2026, sempat menunjukkan adanya peluang hujan ringan di tujuh daerah Pantura Jateng seperti Blora, Rembang, Pati, Kendal, Batang, Kajen, dan Pekalongan akibat pergerakan angin timur ke selatan berkecepatan 5-30 kilometer per jam.

"Kondisi cuaca di Jawa Tengah pada umumnya cerah berawan, hujan ringan berpeluang turun di sejumlah daerah di Pantura," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Rany Puspita.

Selain kondisi cuaca di daratan, pihak BMKG juga memberikan peringatan mengenai situasi gelombang laut di sekitar perairan Jawa Tengah yang dinilai cukup berisiko bagi keselamatan maritim.

"Waspadai gelombang tinggi, terutama di perairan selatan mencapai 1,25-2,5 meter, tidak hanya berisiko terhadap aktivitas pelayaran tetapi juga wisatawan yang berada di pesisir," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto.

Sediyanto mengonfirmasi bahwa tinggi pasang air laut atau rob di perairan utara telah menurun menjadi maksimum 0,8 meter pada siang hari. Kendati demikian, banjir di kawasan pesisir Pantura dilaporkan belum sepenuhnya surut.

"Ketinggian gelombang tidak setinggi di selatan, tetap perlu diwaspadai terutama di sejumlah kawasan seperti Karimunjawa," pesan dia.

Adapun data historis BMKG pada Kamis, 9 Juli 2026, mencatat cuaca Kota Semarang didominasi cerah sepanjang hari dengan suhu 22-32 derajat Celsius. Angin bertiup dari barat laut menuju barat daya hingga timur laut pada kecepatan 5 hingga 10 kilometer per jam.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed