Prabowo Subianto Pastikan Stok Pangan Nasional Aman
Presiden Prabowo Subianto memastikan ketahanan dan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman saat ini. Kesiapan ini juga ditujukan untuk mengantisipasi potensi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 serta Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).
"Kita alhamdulillah, dapat saya laporkan di majelis ini soal pangan, makanan untuk rakyat kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino yang katanya tahun ini El Nino yang paling dahsyat," kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Sebagai langkah strategis meningkatkan produksi pangan, pemerintah memangkas 145 aturan yang dinilai menghambat penyaluran pupuk kepada para petani. Kebijakan ini dibarengi dengan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen.
"Penyaluran pupuk telah kita hilangkan. Harga pupuk kita turunkan 20%. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat," ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Pemerintah turut menambah volume ketersediaan pupuk guna mempermudah akses petani di lapangan sehingga mampu mendorong percepatan capaian swasembada pangan.
"Tapi saat yang bersamaan harga turun tapi volume ketersediaan pupuk tambah untuk rakyat kita. Sehingga rakyat kita sekarang mudah dapatkan pupuk. Dan karena itulah produksi meningkat, dan karena itulah kita lebih cepat swasembada pangan," jelas Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Di samping kemudahan bagi masyarakat, kinerja PT Pupuk Indonesia (Persero) tercatat mengalami lonjakan signifikan. Keuntungan BUMN tersebut meningkat hingga 252,8 persen meskipun harga pupuk diturunkan dan volumenya ditambah.
"Dan pada saat bersamaan keuntungan PT Pupuk Indonesia, perusahaan negara, BUMN, keuntungannya naik 252,8%. Harga pupuk turun, volume tambah, tapi keuntungan bagi PT Pupuk Indonesia naik 252,8%" tambah Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Capaian sektor pangan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari kementerian terkait, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, hingga dukungan TNI dan Polri.
"Didukung Pemda, TNI dan Polri, semuanya semangat gotong royong kita mencapai suatu prestasi yang diakui dunia," jelas Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow