Prabowo Panggil Panglima Jilah Bahas Karhutla di Kalimantan Barat
Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/8/2026), untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Panglima Jilah tiba sekitar pukul 16.00 WIB dan mengatakan kedatangannya dalam rangka silaturahmi kenegaraan serta membahas persoalan karhutla di wilayahnya.
"Saya dipanggil Bapak (Presiden Prabowo) dalam rangka silaturahmi kenegaraan," kata Panglima Jilah sebelum pertemuan.
Dia menjelaskan bahwa pendataan warga terdampak karhutla di Kalimantan Barat sudah dilakukan, dan pihaknya memberikan masukan terkait kebutuhan bantuan personel untuk penanganan kebakaran tersebut.
"Poin-poinnya saja, pembahasan (soal) Karhutla," ujar Panglima Jilah.
Panglima Jilah menilai kondisi kebakaran tidak terlalu parah, namun kabut asap sangat mengganggu kesehatan terutama anak-anak.
"Ya, sebenarnya enggak parah seberapa, cuma kabut itu kan mengganggu sekali ya, terutama untuk anak-anak kecil itu (terganggu) kesehatan, itu saja," ucapnya.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan luas karhutla di Indonesia mencapai 72.798 hektare per Minggu (23/8), dengan Kalimantan Barat menjadi provinsi terdampak terbesar sebesar 38.310 hektare.
Selain Kalimantan Barat, provinsi lain yang terdampak antara lain Riau 16.249,24 hektare dan Kalimantan Selatan 8.019,62 hektare.
Untuk mendukung penanganan karhutla, TNI mengerahkan tiga batalyon teritorial pembangunan, yaitu Yonif TP 538/V/Brawijaya, Yonif TP 542/V/Brawijaya, dan Yonif TP 839/III/Siliwangi, ke Kodam XII/Tanjungpura di Kalimantan Barat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow