Prabowo Resmikan Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali Barat
Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran dan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp di Bali Barat, tepatnya di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Tahap pertama dimulai hari ini untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut program ini menjadi bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air. Prasetyo juga mengatakan Prabowo menginstruksikan pembangunan 100 GWp PLTS dipercepat dan ditargetkan selesai pada 2029.
"Program ini merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air, yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).
Menurut Prasetyo, efisiensi biaya listrik diperkirakan mencapai Rp 73,9 triliun per tahun pada 2026. Pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS sekaligus penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).
"Prabowo telah menginstruksikan agar pembangunan 100 GWp PLTS dipercepat dan diselesaikan pada 2029," ujar Prasetyo.
Prasetyo mengatakan Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Pembangunan akan dilakukan bertahap, yakni Tahap I 17 GWp, Tahap II 18 GWp, dan Tahap III 30 GWp.
"Program PLTS 100 GWp juga diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui investasi pembangkit, baterai, dan jaringan, penguatan industri solar PV dalam negeri, serta penciptaan green jobs," ujar Prasetyo.
Dalam keterkaitan ketenagakerjaan, Prasetyo menyebut RUPTL 2025-2034 diproyeksikan menciptakan sekitar 1,7 juta lapangan pekerjaan, lebih dari 760 ribu di antaranya berpotensi menjadi green jobs.
"RUPTL 2025-2034 diproyeksikan menciptakan sekitar 1,7 juta lapangan pekerjaan, lebih dari 760 ribu di antaranya berpotensi menjadi green jobs," tambah Prasetyo.
Di sisi pengamanan, Polda Bali menggelar apel kesiapan pengamanan Operasi Puri Agung untuk memastikan rangkaian kegiatan Kepala Negara berjalan aman. Karoops Polda Bali Kombes Soelistijono memimpin apel yang dihadiri jajaran Pejabat Operasi serta ratusan personel dengan pengamanan berlapis Ring 1, Ring 2, dan Ring 3, bersinergi bersama unsur Paspampres dan TNI.
"Pengamanan kunjungan Presiden merupakan tugas kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Kombes Soelistijono.
Polda Bali juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penyekatan jalur secara situasional untuk meminimalkan gangguan mobilitas masyarakat selama rombongan kepresidenan melintas. Kombes Soelistijono menuturkan masyarakat Kabupaten Jembrana diminta mendukung kelancaran agenda nasional serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama kunjungan kerja Presiden Prabowo.
"Polda Bali mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jembrana untuk mendukung kelancaran agenda nasional ini serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto berlangsung," tutur Kombes Soelistijono.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow