Polri Salurkan 17,5 Ton Beras dan Sembako Gempa Flores
Kepolisian Negara Republik Indonesia mendistribusikan ribuan paket bantuan logistik dari Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Reo di Kabupaten Manggarai, Selasa (18/8/2026). Pengiriman menggunakan jalur laut tersebut dilakukan untuk menyokong kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di daratan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Proses pengemasan material bantuan telah rampung pada Senin (17/8/2026) sore di Gudang Bulog Labuan Bajo. Pengangkutan barang menuju dermaga mengandalkan armada dua unit dump truck dan satu unit kendaraan Dalmas roda enam milik kepolisian.
Pengiriman melalui rute laut memanfaatkan dua armada kapal Polairud, yakni KM BIMA-7014 milik Mabes Polri serta KP Pulau Padar XXII-3018 milik Polda NTT. Pelabuhan Reo dipilih sebagai titik pendaratan karena akses jalurnya dinilai paling aman pascabencana.
Total bantuan yang diberangkatkan mencakup 17,5 ton beras Bulog yang terbagi dalam 3.500 kantong, 3.500 liter minyak goreng, 3.500 paket sembako, serta 500 buah mainan anak. Setiap paket sembako berisi mi instan, kecap, teh, gula pasir, dan biskuit.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang turut melengkapi pengiriman tersebut dengan menyertakan bantuan peralatan dapur. Pasokan perlengkapan masak tersebut terdiri dari 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan, dan 10 centong.
Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry memantau langsung proses pemuatan logistik ke atas kapal pada Senin sore pukul 17.10 Wita.
"Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Kakorpolairud Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry.
Penyaluran logistik darurat ini difokuskan untuk membantu warga yang berada di sepanjang wilayah terdampak, mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.
"Pendistribusian ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak, sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara tepat sasaran," ujar Raden Firdaus Kurniawan Ferry.
Koordinasi lintas sektor juga terus dimaksimalkan dengan jajaran kepolisian kewilayahan untuk memetakan tambahan pasokan jika diperlukan.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan efektif. Apabila masih terdapat tambahan bantuan, tentunya akan kami data dan distribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan," tutur Raden Firdaus Kurniawan Ferry.
Seluruh paket logistik yang diangkut KM BIMA-7014 dan KP Pulau Padar XXII-3018 akan diturunkan secara bergelombang sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan riil warga di lapangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow