Polisi Sebut Pelintasan Kereta Bulak Kapal Bekasi Tanpa Penjaga

Smallest Font
Largest Font

Polres Metro Bekasi Kota mengungkapkan tidak ada petugas yang bersiaga di pelintasan sebidang Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Bekasi Timur, saat mobil pikap Mitsubishi Triton tertabrak KA Gajayana Tambahan pada Senin (27/7/2026) dini hari. Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali menjelaskan bahwa pelintasan kereta di lokasi kejadian tersebut tidak memiliki sistem pengamanan maupun penjaga resmi dari instansi terkait. "Itu penjagaannya sifatnya swadaya. Saat kecelakaan tidak ada warga yang berjaga," ujar Rojali saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin.

Kondisi pelintasan yang kosong tanpa penjaga menyebabkan tidak adanya petunjuk atau peringatan bagi pengguna jalan saat rangkaian kereta api hendak melintas.

Pihak kepolisian juga menghadapi hambatan dalam mengusut kasus ini akibat minimnya saksi mata di tempat kejadian perkara. "Saksi yang kami periksa merupakan saksi yang datang setelah kecelakaan terjadi," kata dia.

Proses penyidikan sejauh ini telah melibatkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, yang terdiri atas satu warga sipil dan dua petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hasil pemeriksaan sementara mengindikasikan dugaan kurangnya kewaspadaan pengemudi saat menyeberangi rel ketika rangkaian kereta melaju dari arah barat ke timur.

"Yang jelas, korban menerobos perlintasan yang tidak memiliki penjaga maupun palang pintu otomatis," tutur Rojali. Atas insiden mematikan tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu. "Selain itu, kami berharap pihak terkait segera memfungsikan palang pintu otomatis seperti yang ada di Ampera, sehingga saat kereta melintas palang dapat menutup secara otomatis dan dilengkapi rambu peringatan," kata Rojali.

Kecelakaan maut itu menewaskan pengemudi Mitsubishi Triton bernama Alfaruq (22) di lokasi kejadian setelah kendaraannya dihantam KA Gajayana Tambahan Nomor 7002A relasi Gambir-Malang sekitar pukul 00.50 WIB.

Insiden bermula ketika dua mobil melaju beriringan dari Jalan HM Joyomartono menuju Jalan Pahlawan, di mana kendaraan pertama berhasil menyeberang dengan selamat sebelum mobil korban tertabrak dan terseret sejauh 30 meter.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed