Pasar Mobil Bekas Sediakan Pilihan MPV dan City Car Murah
Pasar otomotif tanah air menyediakan berbagai opsi mobil bekas jenis MPV hingga city car hemat BBM dengan harga terjangkau mulai Rp30 juta hingga Rp100 jutaan untuk menunjang mobilitas harian pada 23 Agustus 2026. Pengeluaran untuk pembelian kendaraan seken ini dinilai rasional bagi pekerja maupun keluarga karena menawarkan efisiensi biaya operasional, pajak tahunan yang ringan, serta ketersediaan suku cadang yang melimpah di pasaran. Untuk kategori MPV murah di bawah Rp50 juta, pembeli dapat melirik unit seperti Daihatsu Xenia keluaran 2010 hingga 2011 yang dipasarkan pada kisaran Rp40 juta sampai mendekati Rp50 juta.
Pilihan MPV berkapasitas lega lainnya mencakup Suzuki APV tahun 2008 yang dibanderol Rp40 juta hingga Rp50 jutaan, serta Toyota Kijang LGX lansiran 2003 yang dijual mulai Rp30 juta sampai Rp40 jutaan.
Sementara itu pada segmen hatchback dan city car efisien berbiaya terjangkau, terdapat pilihan pelopor LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla generasi pertama dengan harga bekas Rp65 juta hingga Rp90 juta. Unit Honda Brio Satya lansiran 2013 sampai 2016 dipasarkan pada rentang Rp85 juta hingga Rp105 juta, sedangkan Suzuki Karimun Wagon R berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp80 juta.
Pilihan mobil fungsional tiga baris lainnya yaitu Datsun GO+ Panca dipatok seharga Rp55 juta hingga Rp75 juta, serta Mitsubishi Mirage versi awal di kisaran Rp70 juta hingga Rp85 juta. Bagi konsumen yang menginginkan alternatif city car compact lain, Nissan March tahun 2013 hingga 2016 dipasarkan seharga Rp70 juta sampai Rp90 jutaan dengan pajak tahunan Rp1,4 juta hingga Rp1,6 juta.
Toyota Etios Valco keluaran 2013 sampai 2016 tersedia pada rentang Rp65 juta hingga Rp90 jutaan, sementara Daihatsu Sirion lansiran 2012 hingga 2017 berada di kisaran harga Rp75 juta sampai Rp100 jutaan. Adapun Suzuki Swift tahun 2012 hingga 2016 dijual pada kisaran Rp75 juta sampai Rp100 jutaan dengan perkiraan biaya pajak tahunan sebesar Rp1,6 juta hingga Rp1,8 juta. Calon pembeli disarankan melakukan pengecekan menyeluruh pada komponen mesin, transmisi, kaki-kaki, serta status dokumen kendaraan guna meminimalkan risiko biaya perbaikan yang membengkak setelah transaksi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow