PHR Zona 4 Kembangkan Tiga Sumur Infill di PEP Limau dan Adera Field
Pengembangan tiga sumur infill di wilayah kerja PEP Limau Field dan PEP Adera Field, Sumatera Selatan, berhasil dirampungkan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 sepanjang Juli 2026. Langkah optimalisasi ini berpotensi memberikan tambahan produksi minyak bumi melampaui 1.400 BOPD serta pasokan gas di atas 4 MMSCFD, seperti dilansir dari Investor Daily.
Ketiga lokasi yang baru diselesaikan tersebut meliputi sumur KRG-042, DWA-071, dan BNG-081. Pengeboran sisipan atau infill di antara sumur eksis dipilih sebagai strategi utama perusahaan karena menawarkan tingkat risiko ketidakpastian yang jauh lebih rendah.
Pengeboran sumur KRG-042 yang berlokasi di Struktur Karangan Timur, Kota Prabumulih, wilayah kerja PT Pertamina EP Limau Field, mengaplikasikan teknologi Electric Submersible Pump (ESP). Pengangkatan buatan melalui pompa sentrifugal bertingkat bermotor listrik ini sanggup beroperasi efisien di lingkungan korosif untuk mendongkrak sumur mature.
Proses pengeboran KRG-042 menghabiskan waktu 25 hari hingga tahap uji alir awal pada 16 Juli 2026. Pengujian menunjukkan potensi debit minyak mencapai 777 barel per hari (BOPD).
Sementara itu, sumur DWA-071 di Struktur Dewa, Kabupaten PALI, menjadi proyek pengembangan perdana Pertamina EP Adera Field di area tersebut sejak 2019. Keberhasilan sumur ini disokong oleh akuisisi data 3D Seismik IDAMAN yang direkam sejak Maret 2024 hingga Mei 2025.
Uji alir awal sumur DWA-071 pada 15 Juli 2026, setelah masa bor 47 hari, mencatatkan potensi minyak 375,84 BOPD dan gas 0,196 MMSCFD. Adapun sumur BNG-081 di Struktur Benuang, Kabupaten PALI, rampung dibor dalam 30 hari berkat panduan data 3D Seismik Karbela.
Hasil uji alir BNG-081 pada 20 Juli 2026 memperlihatkan potensi produksi minyak 264,4 BOPD dan gas 3,064 MMSCFD.
Pencapaian Target Pertamina EP Zona 4
Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 4 Reza Nur Ardianto menjelaskan peran penting teknologi dalam proyek ini.
"Keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di Zona 4 merupakan buah dari inovasi pendekatan dan penerapan teknologi andal dalam upaya untuk terus mengoptimalkan potensi migas di lapangan mature," ucap Reza Nur Ardianto.
Pjs. General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyampaikan bahwa realisasi ini menambah deretan pencapaian operasional kawasan tersebut.
“Pertamina EP Zona 4 akan terus melakukan upaya peningkatan produksi dalam rangka mendukung asta cita presiden untuk ketahanan energi dan terbukti kita senantiasa pantang menyerah mencari dan mengembangkan potensi melalui sumur infill drilling di area wilayah kerja,” terang Muhammad Luthfi Ferdiansyah.
Penyelesaian tiga proyek tersebut membuat PHR Zona 4 genap mengelola 40 sumur pengembangan hingga akhir Juli 2026. Pihaknya membidik penuntasan 83 sumur hingga penutupan tahun demi mengejar target produksi harian sebesar 30.305 BOPD minyak dan 485,07 MMSCFD gas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow