Petrosea Audit Laporan Keuangan dan Tandatangani Kontrak Pertambangan di Kapuas

Smallest Font
Largest Font

PT Petrosea Tbk (PTRO) berencana melakukan audit atas laporan keuangan interim yang berakhir pada 30 Juni 2026 sebagai persiapan aksi korporasi, ujar Direktur Ruddy Santoso, Kamis (30/7/2026). Petrosea menyelesaikan partisipasi dalam hak memesan efek terlebih dahulu melalui penyertaan modal sekitar Rp 1,19 triliun di PT Singaraja Putra Tbk (SINI), sehingga kepemilikan saham Petrosea pada SINI mencapai 19,88%, dilansir dari Investor Daily. Pada 23 Juli 2026, Petrosea menandatangani perjanjian jasa pertambangan dengan PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP), anak usaha SINI yang berlokasi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Sekretaris Perusahaan Petrosea, Anto Broto, menjelaskan PBC memiliki Izin Usaha Pertambangan – Operasi Produksi (IUP-OP) dengan durasi pekerjaan sepanjang usia tambang, estimasi produksi lapisan tanah penutup 189 juta BCM, dan batu bara 42 juta ton.

"Estimasi nilai kontrak berdasarkan perjanjian tersebut adalah sebesar Rp 7,7 triliun yang dihitung mengacu pada Indonesian Coal Index (ICI) yang berlaku pada tanggal penandatanganan perjanjian," ujar Anto. CBP juga memiliki IUP-OP di Kapuas dengan durasi sepanjang usia tambang, estimasi produksi lapisan tanah penutup 40 juta BCM dan batu bara 8 juta ton.

"Estimasi nilai kontrak berdasarkan perjanjian tersebut adalah sebesar Rp 1,6 triliun yang dihitung dengan mengacu pada Indonesian Coal Index (ICI)," terang Anto. Petrosea akan bertindak sebagai kontraktor jasa pertambangan dengan ruang lingkup pekerjaan meliputi pengupasan dan pemindahan lapisan tanah penutup, pemberaian material batuan, serta penambangan batu bara.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed