Pep Guardiola Ungkap Alasan Perceraian Dalam Dokumenter Terbaru

Smallest Font
Largest Font

Mantan pelatih Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan perpisahannya dengan sang istri, Cristina Serra, di hadapan para pemainnya di ruang ganti usai kekalahan 0-2 dari Juventus di Turun pada 11 Desember 2024. Pengakuan emosional tersebut terekam dalam serial dokumenter Amazon Prime Video berjudul A Beautiful Obsession yang dijadwalkan tayang pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Momen mengejutkan di ruang ganti itu terjadi ketika status perceraian Guardiola belum diketahui publik sebelum akhirnya terkuak ke media sebulan kemudian. Pelatih asal Spanyol tersebut memanfaatkan situasi pribadinya untuk memotivasi skuad City yang kala itu sedang mengalami krisis hasil pertandingan.

"Teman-teman, saya ingin mengakui sesuatu. Saya bercerai dari wanita tercantik di planet kalian," kata Pep Guardiola, Mantan Pelatih Manchester City.

Guardiola menegaskan bahwa perpisahan tersebut bukan disebabkan oleh hilangnya rasa cinta, melainkan karena dinamika hubungan yang telah berubah. Ia membandingkan kondisi perkawinannya dengan performa tim di lapangan yang dinilainya kehilangan gairah bertanding.

"Kami kehilangan semangat," ujar Pep Guardiola, Mantan Pelatih Manchester City.

Hubungan antara Guardiola dan Cristina Serra telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade sejak pertama kali bertemu di toko pakaian milik keluarga Serra. Pasangan ini menikah secara sipil di Matadepera, Barcelona, pada Mei 2014 dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Maria, Màrius, dan Valentina. Meski berpisah, keduanya tetap menjalin hubungan keluarga yang harmonis demi anak-anak mereka.

Selain masalah pribadi, dokumenter garapan sutradara Kevin Macdonald dan John De Caux ini juga merekam tingginya tekanan serta luapan emosi Guardiola terhadap penurunan performa para pemainnya sepanjang musim 2024-2025.

"Saya menjalani hidup saya, perceraian saya... dan keluarga saya jauh karena kalian semua. Dan apa yang saya dapatkan sebagai imbalannya? Penampilan buruk yang kalian lakukan, kalian semua.

Ini memuakkan, teman-teman. Sialan, saya benar-benar muak. Ketika saya melihat itu, saya merasa lelah.

Hampa. Saya ingin berhenti," ucap Pep Guardiola, Mantan Pelatih Manchester City.

Ia menyoroti kekecewaannya atas kekuranggigihan tim dan menegaskan agar para pemain tidak menunjukkan sikap menyerah atau mengeluh atas keputusan yang diambilnya.

"Apakah kalian tahu apa yang akan terjadi? Kalian akan memiliki pelatih lain. Jika saya melihat satu saja wajah sedih di akhir musim, saya akan membunuh kalian.

Jika saya melihat wajah kalian mengeluh tentang sesuatu saat saya mengambil keputusan, saya akan membunuh kalian, sialan... Bekerjalah lebih keras, berkinerjalah lebih baik, hiduplah lebih baik," tutur Pep Guardiola, Mantan Pelatih Manchester City.

Serial dokumenter empat episode ini menghadirkan wawancara eksklusif dengan jajaran manajemen Manchester City seperti Ferran Soriano dan Khaldoon Al Mubarak, serta memperlihatkan momen perpisahan emosional Guardiola dari klub yang telah dibelanya selama satu dekade.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed