Dokumenter Ungkap Perselisihan Pep Guardiola dan Dinamika Ruang Ganti

Smallest Font
Largest Font

Serial dokumenter A Beautiful Obsession tayang di platform Prime Video pada Rabu, 19 Agustus 2026. Tayangan tersebut membeberkan dinamika internal dan konflik ruang ganti Manchester City selama diasuh pelatih Pep Guardiola.

Dokumenter tersebut merekam momen emosional saat Guardiola mengumumkan perceraian dengan istrinya, Cristina, di hadapan para pemain usai pertandingan melawan Juventus. Pernikahan yang telah bertahan selama tiga puluh tahun tersebut diakuinya harus berakhir.

"Saya ingin mengakui sesuatu kepada kalian. Saya akan bercerai dari wanita tercantik di planet ini. Dari istri saya, dari mantan istri saya.

Apakah saya mencintainya? Tentu saja. Apakah dia mencintai saya?

Ya, tapi kami telah kehilangan passion. Karena banyak alasan. Di mana passion kalian?

Apa pun yang kalian lakukan dalam hidup, lakukanlah dengan passion. Saya tidak menginginkan pemain yang bagus, saya menginginkan pemain dengan passion," kata Pep Guardiola, Pelatih Manchester City.

Selain masalah pribadi, dokumenter ini menyoroti momen penting lain seperti kepindahan Kevin de Bruyne pada musim panas 2025. Terungkap pula percakapan Guardiola dengan jajaran manajemen saat ia menyampaikan keputusan untuk menyudahi masa jabatannya.

"Saya ingin berhenti, saya sangat lelah dan merasa sangat kesepian," kata Pep Guardiola, Pelatih Manchester City.

Kondisi emosional sang pelatih pada musim 2024-2025 turut memengaruhi situasi tim. Asisten pelatih Manel Estiarte sempat mengambil langkah khusus untuk menenangkan kekhawatiran para pemain di tengah periode sulit klub.

"Saya hanya berbicara dengan para pemain dalam kelompok satu kali. Mereka khawatir, karena melihat Pep gugup, sedih, berbeda dan saya satu-satunya yang tahu kebenarannya. Saya memberi tahu para pemain bahwa mereka harus memahaminya, bahwa dia sedang bercerai," kata Manel Estiarte, Tangan Kanan Pelatih Manchester City.

Rekaman dokumenter ini juga menampilkan ketegangan antara Guardiola dan kapten tim saat itu, Kyle Walker. Perselisihan terpicu oleh kritik sang pelatih terhadap sikap Walker dan Rúben Dias setelah kehilangan bola saat kalah dari Liverpool di Liga Premier.

"Sialan, setiap kali selalu nama saya. Jika Anda terus menyebut nama saya di setiap pembicaraan, untuk hal apa pun, itu akan menjadi mustahil," kata Kyle Walker, Bek Manchester City.

Guardiola kemudian memberikan penjelasan terkait teguran keras yang disampaikannya dalam rapat tim tersebut.

"Kamu tidak mengerti, Kyle. Yang saya maksud adalah konsep kehilangan bola. Mungkin saya berfokus padamu karena kamu adalah kapten," kata Pep Guardiola, Pelatih Manchester City.

Walker memberikan respons tegas terhadap penjelasan yang disampaikan sang manajer di hadapan tim.

"Anda tidak pernah menginginkan saya menjadi kapten," kata Kyle Walker, Bek Manchester City.

Beberapa bulan setelah insiden perdebatan tersebut, Kyle Walker akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Manchester City.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed