Pep Guardiola Beri Sinyal Pensiun Usai Tinggalkan Manchester City
Mantan pelatih Manchester City Pep Guardiola mengisyaratkan potensi menyudahi karier kepelatihannya setelah memutuskan untuk mengambil masa istirahat panjang akibat kelelahan fisik dan mental, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Keputusan juru taktik berusia 56 tahun tersebut diambil setelah mengakhiri masa bakti selama sepuluh dekade di Manchester City pada musim lalu. Selama menangani klub Inggris tersebut, ia sukses mempersembahkan enam gelar Premier League dan pencapaian treble pada musim 2022/2023.
Masa kepelatihan di Manchester City menjadi periode terlama sepanjang karier manajerialnya dibandingkan saat menangani Barcelona dan Bayern Munich yang hanya bertahan maksimal tiga tahun. Keputusan bertahan lama di City juga berdampak pada kehidupan pribadinya, termasuk berpisahnya hubungan rumah tangga bersama Cristina Serra yang telah dibina selama 30 tahun.
Setelah hengkang dari Manchester City, pelatih asal Spanyol tersebut sempat menerima tawaran untuk menangani Timnas Italia. Namun, penawaran melatih tim nasional yang merupakan satu-satunya pengalaman yang belum pernah ia jalani tersebut tetap ditolak.
Guardiola menegaskan niatnya untuk rehat sejenak dari aktivitas sepak bola dan belum menentukan kepastian masa depannya di dunia kepelatihan.
"Jujur, saya bahkan tidak tahu mau ngapain setelah ini. Saya betul-betul tidak tahu. Tapi yang pasti... rasanya akan sulit untuk melatih lagi," ujar Pep Guardiola, Mantan Pelatih Manchester City.
Pernyataan tersebut disampaikan Guardiola dalam dokumenter Amazon berjudul 'A Beautiful Obsession' mengenai ketidakpastian langkah selanjutnya dalam kariernya.
"Saya butuh menata ulang kehidupan saya lagi," ujar Pep Guardiola, Mantan Pelatih Manchester City.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow