Pengendara Motor Wanita Tinggalkan Kendaraan Saat Ditindak Polisi
Seorang pengendara sepeda motor wanita nekat meninggalkan kendaraannya di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, usai ditindak oleh aparat kepolisian akibat melakukan pelanggaran lalu lintas pada Rabu (12/8/2026), dilansir dari Detik Oto.
Aksi penindakan tersebut digelar oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya guna menertibkan maraknya pelanggaran, seperti pengendara yang tidak memakai helm serta nekat melawan arus jalan.
"Saat ini kami akan melakukan pengaturan lalu lintas di sekitaran Penggilingan, Jakarta Timur. Karena banyak sekali sobat lantas yang tidak memakai helm," kata petugas kepolisian.
Saat petugas menghentikan sejumlah pelanggar, seorang pengendara wanita yang berkendara tanpa helm dan melawan arah justru meluapkan kekesalannya. Wanita tersebut beralasan nekat menerobos arus lalu lintas karena hendak menuju stasiun kereta.
"Mau ke mana? Mau ke mana? Mau ke mana.
Nanti ada anak sekolah, kamu kalau nggak kayak gitu nabrak. Pakai helm loh Mbak. Kamu tuh melanggar," kata petugas.
Pengendara tersebut pun berupaya memberikan alasan kepada polisi di lokasi kejadian.
"Ke situ doang. Ini kan stasiun, dekat doang," jawab wanita itu.
Mendengar alasan tersebut, aparat kepolisian langsung memberikan teguran keras atas bahaya pelanggaran yang dilakukan.
"Mbak, kalau dekat ya jalan kaki aja, nggak usah naik motor. Lima meter, empat meter (tetap) lawan arus. Nah kan jatuh (barang wanita terjatuh), makannya jangan marah-marah, Mbak. Mbak dari saya berhentiin aja marah-marah," sambung petugas.
Ketika polisi meminta dokumen berkendara berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), wanita itu menolak menyerahkannya dan memilih pergi meninggalkan sepeda motornya. Tak lama berselang, orang tua dari pengendara wanita itu mendatangi lokasi untuk menerima edukasi dan penjelasan mengenai tertib berlalu lintas dari petugas.
"Saya minta tolong nanti disampaikan. Kalau memang ada petugas, ya patuhin aja. Kalau memang disuruh berhenti, ya udah berhenti dulu.
Kita nggak akan ngisengin, nggak akan kenapa-kenapa. Kita pasti akan yang ditanyakan pertama adalah SIM sama STNK. Jangan lawan arus, karena lawan arus bisa menyebabkan kecelakaan, pertama.
Terus kalau misalnya petugas, mohon kooperatif," jelas petugas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow