Pengamat Intelijen Soroti Celah Keamanan di Kejagung
Pengamat intelijen Khairul Zaki menilai insiden penguntitan serta penggeledahan aset mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) mencerminkan adanya celah kontra-intelijen di lingkungan Kejaksaan Agung. Kerentanan tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan para penegak hukum yang menangani kasus sensitif.
Risiko ancaman terhadap aparat penegak hukum meningkat ketika institusi bergerak dalam yurisdiksi berisiko tinggi. Potensi tumpang tindih kepentingan maupun pergerakan terselubung antar-aparat kerap menjadi titik lemah internal.
"Persaingan atau gesekan antar-instansi dalam menangani kasus berprofil tinggi adalah realitas pahit di lapangan. Jika Jamintel gagal membaca manuver atau pergerakan instansi lain di sekitarnya, maka koordinasi strategis antar-lembaga penegak hukum kita sedang berada dalam lampu kuning," ujar Zaki.
Penanganan perkara korupsi dalam skala besar dinilai selalu berhadapan dengan risiko serangan balik ataupun metode penekanan hukum dari pihak-pihak terdampak.
"Oleh karena itu, insiden yang menimpa Jampidsus harus dijadikan momentum evaluasi total bagi Kejagung untuk memperketat protokol pengamanan, mempertajam analisis intelijen strategis, serta memperkuat sinergi nasional demi menjamin independensi dan keselamatan penegak hukum di Indonesia," kata Zaki.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow