Gelombang Pendukung Filipina Padati Arena Latihan Alexandra Eala

Smallest Font
Largest Font

Ratusan pendukung asal Filipina memadati tribun lapangan latihan di New York pada Senin (1/9/2026) sore untuk memberikan dukungan langsung kepada petenis muda Alexandra Eala yang bertanding pada babak pertama turnamen US Open 2026.

Kehadiran para penggemar yang memenuhi seluruh tempat duduk tersebut terjadi sekitar empat jam sebelum petenis berusia 21 tahun itu bertanding melawan Mary Stoiana. Sebagian besar penonton yang hadir bahkan tidak memiliki tiket untuk sesi pertandingan malam hari.

Eala mencatatkan lonjakan popularitas setelah mengalahkan Iga Swiatek di Wimbledon dan meraih gelar tunggal tur pertamanya musim panas ini. Pencapaian tersebut membawanya menempati peringkat 18 dunia, yang merupakan posisi tertinggi dalam kariernya saat ini.

Mahasiswi kedokteran New York University, Andrea Belen, mengungkapkan bahwa dirinya mulai menyukai olahraga tenis sejak kemunculan Eala di arena profesional.

"Sangat menyenangkan melihat seorang wanita bertanding di sana. Selain itu, dia juga berbicara dalam bahasa daerah kami, Tagalog," kata Andrea Belen, pendukung berusia 21 tahun asal Laguna, Filipina.

Belen menjelaskan bahwa cabang olahraga bola basket dan tinju selama ini lebih mendominasi di Filipina dengan mayoritas pahlawan olahraga berjenis kelamin laki-laki. Fanatisme keluarga Belen terhadap Eala membuat ayahnya di Cleveland menjadikan tenis sebagai hobi baru keluarga.

Antusiasme serupa ditunjukkan oleh seorang warga asal Orlando yang sengaja datang ke lokasi turnamen meski tidak mengantongi tiket pertandingan malam.

"Saya senang sekarang," kata Ellene Santos, pendukung berusia 67 tahun.

Atribut khas juga dikenakan oleh sekelompok pensiunan perawat yang membawa topi biru bertuliskan dorongan semangat untuk sang petenis.

"Saya suka bagaimana Alex menunjukkan bahwa dia sangat bangga berasal dari Filipina," kata Joy Rodriguez, pendukung berusia 65 tahun.

Rekan Rodriguez yang menjalani pengalaman pertamanya menyaksikan turnamen tenis secara langsung turut memberikan kesan senada mengenai sosok Eala.

"Ini pertama kalinya saya menghadiri turnamen tenis," kata Maria Espiritu, pendukung berusia 67 tahun.

Dukungan langsung juga datang dari warga Manila yang sedang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan sengaja berkendara dari Massachusetts sambil membawa bendera nasional.

"Dia sangat pintar, sangat artikulatif. Dalam wawancaranya, Anda dapat melihat nilai-nilai yang dianutnya," kata Frances Arespacochaga, pendukung berusia 77 tahun asal Manila.

Belen menilai antusiasme besar ini mirip dengan perayaan warga Filipina saat pesenam Carlos Yulo meraih dua medali emas pada Olimpiade Paris 2024.

"Semua orang menjadi sangat heboh. Kami bukan negara yang sangat besar sehingga medali emas itu sangat berarti," kata Andrea Belen.

Dukungan bernada tinggi dari para pendukung dipastikan terus mengalir seiring langkah Eala yang berhasil menembus babak kedua US Open 2026 usai mengamankan kemenangan dua set langsung.

"Kami sangat nyaring dalam hal mendukung masyarakat kami," kata Andrea Belen.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed