Pelatih FC Anyang Tolak Wawancara Usai Laga Ke 100
Pelatih FC Anyang Yoo Byung-hoon menolak hadir dalam sesi wawancara resmi setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Bucheon FC 1995 pada laga pekan ke-26 Hana Bank K League 1 2026 di Stadion Bucheon, Sabtu (29/8/2026).
Pertandingan tersebut merupakan laga ke-100 bagi Yoo Byung-hoon di K League sejak menjabat sebagai pelatih kepala FC Anyang pada 2024. Manajemen klub mengonfirmasi penolakan tersebut dan menyatakan kesiapan menerima sanksi dari Federasi Sepak Bola Profesional Korea.
Berdasarkan Pasal 43 regulasi K League mengenai wawancara pra dan pasca-pertandingan, ketidakhadiran pelatih atau pemain dalam sesi konferensi pers resmi dapat berujung pada denda minimal 500 ribu won bagi klub maupun individu bersangkutan.
Kasus serupa pernah menimpa mantan pelatih Jeju United Nam Ki-il pada Mei 2021 dan mantan pelatih FC Seoul Ahn Ik-soo pada Maret 2022, yang masing-masing dijatuhi denda sebesar 3 juta won akibat absen dalam wawancara media.
Sebelum pertandingan dimulai, Yoo Byung-hoon sempat menyampaikan perasaannya terkait pencapaian 100 laga sebagai pelatih kepada media setempat.
"Saya merasa sangat tersentuh. Saya tidak pernah membayangkan akan mencapai 100 pertandingan. Fakta bahwa saya bisa melangkah sejauh ini adalah berkat rekan-rekan, para pemain, dan banyak orang di sekitar saya ketimbang usaha saya sendiri. Saya akan bekerja lebih keras lagi," kata Yoo Byung-hoon, Pelatih FC Anyang.
Yoo Byung-hoon yang pernah membela FC Anyang saat masih aktif sebagai pemain, sukses membawa klub tersebut menjuarai K League 2 sekaligus meraih tiket promosi ke kasta tertinggi pada musim pertamanya melatih.
"Promosi Anyang tetap menjadi momen yang paling tidak terlupakan bagi saya. Kami mengerahkan usaha yang sangat besar untuk mencapainya, dan saya bersyukur kami dapat terus bersaing di K League 1 sejak saat itu," kata Yoo Byung-hoon, Pelatih FC Anyang.
Meski memiliki catatan bersejarah secara pribadi, Yoo Byung-hoon menegaskan pentingnya fokus tim pada setiap laga kompetisi dibandingkan pencapaian individu.
"Daripada berfokus pada makna lain, tim kami harus memberikan segalanya. Kami perlu berkonsentrasi pada setiap pertandingan serta mempersiapkan dan bermain seolah-olah itu adalah laga final untuk mengamankan hasil," kata Yoo Byung-hoon, Pelatih FC Anyang.
Ia juga sempat memberikan pandangannya mengenai kekuatan lawan sebelum pertandingan berlangsung.
"Tim dengan kemampuan bertahan yang kuat yang saat ini sedang dalam tren meningkat," kata Yoo Byung-hoon, Pelatih FC Anyang.
Persiapan taktik untuk menembus pertahanan lawan menjadi fokus utama yang disiapkannya menjelang laga tersebut.
"Kuncinya adalah bagaimana kami bisa menembus pertahanan tersebut. Bucheon memiliki identitas tim yang jelas. Kami harus mendekati permainan dengan pola pikir bahwa pertahanan memulai segalanya dan mempersiapkannya secara menyeluruh," kata Yoo Byung-hoon, Pelatih FC Anyang.
Dalam jalannya pertandingan di Stadion Bucheon, FC Anyang sempat tertinggal lebih dulu oleh gol tuan rumah pada menit ke-54. Tim tamu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-70 setelah eksekusi tendangan bebas Ayrton dari dekat garis tengah memicu kesalahan penjaga gawang Bucheon.
Hasil imbang ini membawa FC Anyang naik ke peringkat keenam klasemen sementara K League 1 2026 dengan mengantongi 34 poin dari hasil 8 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow