Anggota Parlemen AS Sebut Perang Melawan Iran Gagal Total

Smallest Font
Largest Font

Anggota parlemen Amerika Serikat mengecam operasi militer yang berlangsung enam bulan terhadap Iran sebagai kegagalan total dan meminta agar perang segera dihentikan, menurut laporan terbaru pada 1 September 2026.

Perang yang dimulai pada Februari 2026 oleh Presiden Donald Trump tersebut masih belum mencapai tujuan yang diharapkan, bahkan menimbulkan dampak negatif yang cukup besar bagi AS dan kawasan.

Senator Virginia dari Partai Demokrat, Mark Warner, menilai perang justru melemahkan posisi AS dengan meningkatnya serangan antara kedua negara, lonjakan harga minyak, serta beban berat pada pasukan dan persediaan amunisi.

"Sudah enam bulan berlalu sejak dimulainya perang pilihan Trump. Apa hasilnya?" ujar Warner melalui media sosial X, dilansir Press TV.

Warner menyebut Iran masih memiliki uranium yang diperkaya, rudal, dan drone, sementara pemerintah Teheran semakin ekstrem dan bertahan kuat menghadapi tekanan militer AS.

Senator Maryland Chris Van Hollen menyoroti dampak perang yang menewaskan 18 personel militer AS, melukai ratusan lainnya, serta menimbulkan korban sipil dalam jumlah ribuan.

"Perang ini harus diakhiri, SEKARANG JUGA," tegas Van Hollen dalam pernyataannya di media sosial X.

Senator Chuck Schumer dan Elizabeth Warren, keduanya dari Partai Demokrat, juga mendesak pemerintah menghentikan perang yang dianggap hanya menguras cadangan logistik dan melemahkan militer AS.

Di DPR AS, Pemimpin Minoritas Hakeem Jeffries menyebut operasi militer sebagai kegagalan besar, sementara mantan Ketua DPR Nancy Pelosi mengkritik perang tersebut sebagai kesalahan fatal dan menyindir nama operasi militer menjadi "Operation Epic Failure".

Kritik datang pula dari Partai Republik; anggota DPR Thomas Massie menekankan bahwa perang telah melewati batas waktu yang diatur oleh Undang-Undang Kekuatan Perang 1973, yang mengharuskan penarikan pasukan jika tidak mendapat persetujuan Kongres dalam 90 hari.

"Kita sudah melewati batas 180 hari. Akhiri perang ini," ujar Massie, yang sebelumnya menyebut perang tersebut sebagai kesalahan terbesar dan paling merugikan yang dilakukan Trump.

Anggota DPR dari Partai Demokrat Bonnie Watson Coleman menyoroti korban tewas dan luka di pihak militer AS serta meningkatnya biaya perang yang dibebankan kepada masyarakat kelas pekerja.

"Sudah 6 bulan sejak Donald Trump memulai perangnya yang tidak bijaksana terhadap Iran," katanya melalui akun media sosial X.

Coleman juga mengkritik keuntungan finansial yang diperoleh Trump dari investasi di perusahaan minyak dan gas serta kontrak pertahanan keluarganya, sementara utang nasional AS meningkat drastis akibat pemotongan pajak untuk kelompok kaya dan perusahaan besar.

"Rakyat Amerika tidak menginginkan agresi ini dan menginginkan pengakhirannya. Anggota Demokrat di Kongres berdiri bersama rakyat Amerika dan menginginkan diakhirinya konflik ini," ujar Coleman.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed