ParaZero dan Axon Vision Luncurkan Anti Drone AI Terintegrasi
ParaZero Technologies dan Axon Vision meluncurkan sistem penangkal pesawat tanpa awak (Counter-UAS) terintegrasi berbasis kecerdasan buatan pada 27 Juli 2026. Sistem pelumpuh non-destruktif ini dilengkapi jaring pencegat untuk mengamankan lokasi sensitif seperti bandara, fasilitas energi, dan infrastruktur kritis.
Penggabungan teknologi ini menyatukan sistem perlindungan drone ForceField milik Axon Vision dengan pencegat jaring otonom DefendAir buatan ParaZero. Perpaduan tersebut mengombinasikan deteksi elektro-optik pasif, analisis AI, kontrol manusia, serta kemampuan pencegatan fisik secara otonom.
Uji coba kampanye demonstrasi di Israel telah membuktikan efektivitas dan interoperabilitas dari konfigurasi gabungan tersebut. Pada saat bersamaan, ParaZero Technologies Ltd. juga mengonfirmasi penerimaan pesanan baru untuk sistem DefendAir Net Pod dari unit bisnis ketiga milik perusahaan pertahanan global Tier-1 di Israel.
Pesanan terbaru ini mencakup dukungan integrasi khusus guna memasukkan teknologi tersebut ke dalam sistem Counter-UAS otonom milik pelanggan.
"Pertahanan drone modern tidak bisa mengandalkan satu lapisan saja," kata Ariel Alon, CEO ParaZero Technologies.
Langkah pengadaan oleh unit bisnis ketiga ini mempertegas pentingnya skema pertahanan berlapis untuk menghadapi ancaman udara yang menembus benteng luar.
"Pesanan dari unit bisnis ketiga ini mencerminkan pemahaman yang berkembang bahwa perlindungan Counter-UAS yang tangguh harus menggabungkan banyak teknologi, dengan kemampuan pencegatan fisik yang tegas untuk ancaman yang menembus pertahanan luar. Melalui Net Pods dan dukungan rekayasa kami, kami membantu mengubah visi pertahanan berlapis itu menjadi kemampuan operasional di berbagai platform dan misi," kata Ariel Alon, CEO ParaZero Technologies.
Kemitraan ini diproyeksikan bakal memperluas adopsi teknologi DefendAir pada berbagai aplikasi pertahanan terintegrasi. Di sektor lain, Fury Gold Mines dilaporkan telah melanjutkan kembali kegiatan pemboran di proyek Eau Claire, Quebec Utara, setelah sempat terhenti akibat kebakaran hutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow