Novak Djokovic Tersingkir di Babak Pertama US Open 2026
Petenis unggulan keempat Novak Djokovic mengalami kekalahan mengejutkan pada babak pertama turnamen Grand Slam US Open 2026 di Flushing Meadows setelah ditaklukkan wakil Argentina, Mariano Navone, melalui laga lima set pada Minggu.
Pemilik 24 gelar Grand Slam tersebut menyerah dari Navone dengan skor akhir 7-6 (5), 5-7, 4-6, 6-2, dan 6-1. Hasil ini memutus rekor impresif Djokovic yang sebelumnya mengantongi catatan 19-0 di putaran pembuka US Open, sekaligus menjadi kekalahan laga perdana pertamanya di turnamen major sejak Australian Open 2006.
Performa Djokovic menurun drastis dalam pertandingan marathon yang berlangsung lebih dari 4,5 jam tersebut. Petenis berusia 39 tahun itu sempat muntah dan mengalami kendala fisik pada kakinya di tengah pertandingan.
"Ini rekor yang bagus, satu rekor lainnya. Namun ya, saya tidak benar-benar memikirkannya," kata Djokovic.
Kolektor empat gelar US Open itu menyampaikan evaluasinya usai laga berakhir.
"Tentu saja, saya sangat bangga dengan semua pencapaian di masa lalu, tetapi saat ini adalah saat ini," ujar Djokovic.
Kemenangan Navone memastikan langkah sang petenis Argentina melaju ke babak berikutnya setelah menuntaskan perlawanan ketat menjelang tengah malam.
"Sekarang saya harus memulihkan diri," kata Navone.
Petenis asal Argentina itu menyadari kondisi waktu yang sudah sangat larut.
"Ini sudah hampir pukul 12 malam," ujar Navone.
Jadwal pembuka hari Minggu memberikan keuntungan tersendiri bagi sejumlah pemain lain seperti unggulan ketiga Jessica Pegula dan unggulan ke-11 Marta Kostyuk yang berhasil menang mudah. Kostyuk menaklukkan Storm Hunter 6-4, 6-1 untuk mengamankan tiket ke babak kedua.
"Kami baru saja membicarakannya, dan saya berkata, sangat menyenangkan bertanding di hari Minggu jika Anda menang. Namun jika Anda kalah itu tidak menyenangkan, karena Anda merasa turnamen bahkan belum dimulai dan Anda sudah tersingkir," kata Kostyuk.
Kemenangan Kostyuk membawa sang petenis melaju ke putaran kedua usai mengamankan hasil positif di laga pembuka.
"Sangat sedikit aneh, tetapi saya cukup menikmati bahwa saya bisa bernapas untuk beberapa hari ke depan sementara pemain lain masih panik tentang apakah mereka akan memenangkan babak pertama mereka," ujar Pegula.
Pegula yang mencatatkan 46 kemenangan musim ini berpeluang menempati peringkat satu dunia jika berhasil meraih gelar major pertamanya di New York.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow