Novak Djokovic Mengaku Kesulitan Fisik dan Pertimbangkan Pensiun Usai Kalah di US Open 2026

Smallest Font
Largest Font

Novak Djokovic mengakhiri penampilannya di US Open 2026 setelah kembali kalah di babak pertama Grand Slam, menandai tantangan fisik yang serius menghambatnya meraih gelar Grand Slam ke-25.

Petenis Serbia berusia 39 tahun tersebut menyerah dalam pertandingan lima set melawan Mariano Navone, petenis peringkat 48 dunia, dengan skor 7-6(5), 5-7, 4-6, 6-2, dan 6-1.

Djokovic mengungkapkan kondisi fisiknya yang menurun sepanjang musim ini menjadi faktor utama kekalahan tersebut. Ia mengalami muntah, sakit, kram, dan rasa nyeri yang membuatnya sulit menyelesaikan pertandingan.

"Saya rasa jelas itu adalah perasaan yang sangat buruk bagi saya di lapangan," ujar Djokovic. "Saya sudah mengalami hal ini hampir di setiap pertandingan tahun ini. Punggung saya sudah tidak kuat lagi, begitu pula bahu saya, sehingga saya tidak bisa menyelesaikan pertandingan."

Meski begitu, Djokovic memberi penghormatan kepada lawannya. "Saya mengucapkan selamat kepadanya. Dia petarung yang baik, tapi saya tidak menikmati pertandingan itu," tambahnya.

Berbicara tentang solusi atas masalahnya, Djokovic mengaku masih berusaha mencari cara untuk mengatasi kondisi fisiknya. "Saya tidak tahu. Saya mencoba, kita lihat saja. Saya tidak mau terlalu memikirkan sekarang, hanya mencoba menghadapi apa yang sedang terjadi dan seberapa jauh saya bisa bertahan," ujar dia.

Djokovic juga mengaku sempat berpikir untuk pensiun selama pertandingan, namun memilih untuk melanjutkan karena berhasil memenangkan set kedua dan ketiga. "Saya sempat berpikir, tapi kemudian saya menang satu set dan kemudian tiga set. Saya pikir mungkin ada kesempatan. Saya tidak ingin menyerah di set keempat atau kelima, jadi saya ingin menyelesaikan pertandingan," katanya.

Kekalahan ini menandai ketiga kalinya Djokovic tersingkir di babak pertama Grand Slam sepanjang kariernya. "Ini catatan yang tidak menyenangkan, tapi saya tidak terlalu memikirkannya. Saya bangga dengan pencapaian masa lalu, tapi sekarang adalah sekarang. Saya baru saja meninggalkan lapangan dan masih mencoba mengendalikan tubuh saya," jelas Djokovic.

Walau menghadapi kesulitan berat, Djokovic merasa terharu dengan dukungan penonton di Arthur Ashe Stadium. "Mereka luar biasa. Saya sangat bersyukur bisa merasakan ini. Dari sisi penonton dan dukungan mereka, itu benar-benar luar biasa sejak awal," ujar Djokovic.

"Mereka mencoba mengangkat semangat saya di saat-saat penting dan saya sangat menyesal karena tidak bisa tampil sebaik yang mereka harapkan. Tapi kasih sayang yang mereka berikan di akhir benar-benar menyentuh hati saya," tambahnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed